Berita Banjarmasin

23 Klien Pemasyarakatan di Banjarmasin Diarahkan Memiliki Keahlian Membuat Kain Sasirangan

Ada sekitar 23 klien pemasyarakatan program bersyarat, Kantor Bapas Banjarmasin mengikuti Bimbingan Kemandirian Pelatihan Pembuatan sasirangan

23 Klien Pemasyarakatan di Banjarmasin Diarahkan Memiliki Keahlian Membuat Kain Sasirangan
Banjarmasinpost.co.id/Jumadi
Ada sekitar 23 klien pemasyarakatan program bersyarat (kewajiban dan wajib lapor), Kantor Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Banjarmasin UPT mengikuti kegiatan Bimbingan Kemandirian Pelatihan Pembuatan Kerajinan Eco Print Kain Sasirangan, Kamis (2/5/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ada sekitar 23 klien pemasyarakatan program bersyarat (kewajiban dan wajib lapor), Kantor Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Banjarmasin UPT mengikuti kegiatan Bimbingan Kemandirian Pelatihan Pembuatan Kerajinan Eco Print Kain Sasirangan, Kamis (2/5/2019) siang.

Acara dilaksanakan di Aula Bapas Kelas I Banjarmasin, Jalan Ahmad Yani km 5,5, Banjarmasin. Hadir dalam acara itu, seperti Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas I , Bapas Banjarmasin Bagus Kurniawan.

Kabid Kesehatan Perawatan dan Keamanan, Kemenkum HAM Kalsel, Syamsul Arifin. Kacab Bank Kalsel, diwakili Bagian Pemasaran Cab Utama Bank Kalsel, Arista Budi maupun dari pengajar atau pembimbing pelatihan kerajinan Eco Print kain Sasirangan rumah kreatif Arifin.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kabid Kesehatan Perawatan dan Keamanan, Kemenkum HAM Kalsel, Syamsul Arifin. Dalam sambutannya antara lain, dirinya berharap agar semua peserta mengikuti kegiatan ini dengan serius.

Baca: Dinas PUPR Tinjau Lokasi Minggu Depan, Ini Jadwal Pembongkaran 3 Jembatan Sungai Lulut Banjarmasin

Baca: Suami Nagita Slavina, Raffi Ahmad Sebut Pergi Subuh & Pulang Sahur di Ramadhan 2019/1440 H Nanti

Jangan sampai setelah mengikuti pelatihan ini, tetapi membuka bengkel sepeda motor."Inikan sudah di luar jalur yang diinginkan,"ungkapnya.

Salah satu peserta, Ny Noorliani alias Lia (41), warga Kotabaru mengaku sangat senang sekali. Sehingga habis mengikuti pelatihan ini dia bisa mandiri dengan membuka usaha seperti ini.

"Saya sangat senang sekali mengikuti pelatihan seperti ini. Apalagi ini yang pertama kali saya ikuti. Selama ini saya sebagai ibu rumah tangga,"ungkap perempuan yang dulunya tersandung kasus kepemilikan UU Kesehatan, berupa Zenith.

Arifin selaku pengajar dalam pelatihan ini mengatakan, pembuatan kain sasirangan ini bahan dasarnya adalah dari alami, seperti tumbuh-tumbunan, contoh buah. Sehingga bahan tersebut nantinya akan dijadikan berbagai motif sasirangan. (banjarmasinpost.co.id/jumadi)

Penulis: Jumadi
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved