Berita Banjar

NEWSVIDEO : Narkoba Hingga Kosmetik Barang Bukti Perkara Pidana Dimusnahkan Kejari Banjar

KejariBanjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), kembali melakukan pemusnahan barang bukti (barbuk) perkara pidana, Kamis (02/05/2019).

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), kembali melakukan pemusnahan barang bukti (barbuk) perkara pidana, Kamis (02/05/2019).

Seperti sebelumnya, pemusnahan barbuk tersebut juga digelar di halaman kantor Kejari Banjar di kawasan Jalan A Yani, Martapura.

Kajari Banjar Muji Murtopo tidak bisa menghadiri kegiatan itu karena sedang ada kegiatan di Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan di Banjarmasin.

Ia diwakili bawahannya yakni Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Andi Akbar Subari dan Kepala Seksi Pidana Khusus Tri Taruna Fariadi.

Baca: Perolehan Suara Mulan Jameela Tak Aman, Gagal Susul Krisdayanti, Ahmad Dhani dan Rachel ke DPR RI?

Baca: Dinas Lingkungan Hidup Balangan Sosialisasikan Program Kampung Proklim, Ini Tujuannya

Baca: Egy Maulana Vikri Tampil Cemerlang, Sumbang Gol dan Assist, Lechia Gdansk II Menang

Petinggi institusi terkait hadir pada acara pemusnahan barbuk tersebut. Di antaranya Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete serta pejabat yang mewakili Pengadilan Negeri Martapura dan Rupbasan Martapura.

"Ada beberapa jenis barbuk yang hari ini dimusnahkan, di antaranya sekitar 30 gram narkotika dari 104 perkara selama enam bulan berjalan. Lalu, ada 24 kasus senjata tajam yang sebagian perkaranya sudah di JPU dan sebagian sudah vonis di pengadilan," beber Takdir didampingi Andi Akbar Subari, Tri Taruna Fariadi dan undangan lainnya.

Takdir mengatakan pemusnahan tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen untuk menghindari penyalahgunaan barbuk. "Dengan adanya pemusnahan ini tentu barbuk tidak bisa lagi disalahgunakan oleh siapa pun," tandas Takdir.

Kepada pers, Andi merinci narkotika yang dimusnahkan terdiri dua jenis yakni ganja sebanyak empat paket (bungkus) dan sabu 30 gram. Lalu, ada juga obat-obatan daftar G (carnophen) atau yang lebih dikenal dengan sebutan jinet sebanyak 300 butir.

Barbuk lainnya yang dimusnahkan, sebutnya, yakni minuman keras sebanyak 160 botol dari satu perkara. Kemudian 20 unit handphone, dan 15 buah senjata tajam (sajam).

"Juga ada barbuk make up atau kosmetik yang dimusnahkan dari perkara kegiatan salon kecantikan tanpa izin. Barangnya berupa krim kecantikan dan produk temulawak," bebernya.

Pemusnahan berlangsung sekitar setengah jam dan terlaksana lancar. Kapolres AKBP Takdir Mattanete mendapat kesempatan pertama memusnakan barbuk tersebut. Dilanjutkan oleh Tri Taruna Fariadi, Andi Akbar Subari, pejabat Pengadilan Negeri Martapura dan undangan lainnya.

Baca: Kebakaran Permukiman dan Puting Beliung Mendominasi Bencana di Kalsel, Pemerintah Rangkul  Swasta

Baca: Hardiknas di Balangan Dimeriahkan Berbagai Atraksi, Bupati Sampaikan Pesan Mendikbud

Miras menjadi barbuk yang pertama dimusnahkan dengan cara dipecahkan botolnya di atas dru lalu dibakar. Selanjutnya giliran narkotika dimusnahkan dengan cara dituangkan ke ember berisi air.

Kemudian handphone dinusnahkan dengan cara dihancurkan menggunakan palu dan selanjutnya dilemparkan ke drum yang penuh kobaran api.

Terakhir, sajam dimusnahkan dengan cara dipotong-potong menggunakan mesin gerinda.(banjarmasinpost.co.id/Idda Royani)

Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved