Berita Banjarmasin

Warga Sungai Lulut Banjarmasin Waswas, Ganti Rugi Lahan Rumah Mereka, Berharap Harga Sesuai

Kekhawatiran Dinnah juga ialah biaya ganti yang tidak sesuai. Ditambah lagi ujarnya, bangunan tersebut sudah tidak memiliki segel.

Warga Sungai Lulut Banjarmasin Waswas, Ganti Rugi Lahan Rumah Mereka, Berharap Harga Sesuai
capture/BPost Edisi cetak
Banjarmasin Post edisi Kamis (2/5/2019) halaman 1 

BANJARMASINBPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Waswas kini melanda warga Jalan Veteran, RT 3, Sungai Lulut, Banjarmasin Timur, Banjarmasin, Kalsel, yang rumahnya bakal terkena pembebasan lahan jembatan yang akan dibangun permanen.

Harap-harap cemas pun dirasakan oleh warga Sungai Lulut ini. Satu sisi ia menerima dan berharap adanya perbaikan pada jembatan. Terlebih, menurutnya saat ini banyak truk besar yang melintas. Sehingga getaran di jalan raya pun terasa.

"Apalagi sekarang ada perbaikan Jembatan Alalak. Akibatnya banyak truk yang memilih lewat sini," ucapnya, Selasa (30/4/2019).

Di sisi lain, bangunan miliknya terdampak proyek jembatan. Warung makan yang dijalankannya puluhan tahun itu akan diratakan dengan tanah dan tak lagi berdiri di lokasi yang sama. Selain itu, posisi warung milik Dinnah pun tepat berada di atas air.

Baca: Segel Warung Dinnah Terbakar, Warga Belum Tahun Nilai Ganti Rugi Lahan Jembatan Sungai Lulut

Baca: KalselPedia - Inilah Pasar di Kota Banjarmasin, Kecamatan Banjarmasin Tengah Terbanyak Punya Pasar

Dinnah menyadari warungnya disebut berada di jalur hijau. Dalam artian area yang tidak boleh ada bangunan. Sebagaimana diketahui pula, kawasan di atas sungai untuk Kota Banjarmasin memang dilarang berdiri bangunan.

Kekhawatiran Dinnah juga ialah biaya ganti yang tidak sesuai. Ditambah lagi ujarnya, bangunan tersebut sudah tidak memiliki segel. Dinnah bercerita, kalau segel rumahnya terbakar saat insiden kebakaran beberapa tahun silam.

"Dulu abahku di sini. Ada segelnya ditinggali. Tapi pas kejadian kebakaran beberapa tahun lalu, segelnya juga habis terbakar begitupun rumah saya dan benda lain," ucap Dinnah.

Sudah seringkali rapat diadakan untuk pembebasan lahan tersebut. Dinnah menyampaikan di dekat tempat berjualanya ada sekitar empat rumah yang terdampak. Begitupun di seberang warung makan tersebut.

Rumah Dinnah berada di sisi satu jembatan box culvert yang rencananya akan diperbaiki. Dari informasi Dinnah pula diketahui, ada sekitar 16 bangunan yang akan kena penggusuran, secara merata, sisi kiri kanan jalan dan jembatan.

Belum ada pembicaraan mengenai biaya pergantian bangunan tersebut. Ia pun lantas sangat berharap harga yang dibayar bisa sesuai.

Baca: Wawancara Ekslusif Prof DR Muchlis R Luddin : Di PAUD Jangan Diajarkan Calistung

Baca: Selama Puasa THM di Tanahbumbu Ditutup, Kepala Kemenag: Aparat Hukum Harus Mengawasi

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved