Breaking News:

Aksi Cepat Tanggap

Dongeng Kemanusiaan Bangkitkan Semangat Anak Nelayan Desa Rampa Kotabaru

Banyaknya angka putus sekolah di Desa Rampa, rupanya menarik perhatian Awam Prakoso yang merupakan pendiri Kampung Dongeng Indonesia.

ACT Kalsel
Pendiri Kampung Dongeng Indonesia, Awam Prakoso (kaus merah bertopi) bertandang ke Desa Rampa, Kabupaten Kotabaru, Kalsel untuk mengisi kegiatan Dongeng Ceria, Jumat (27/4/2019) lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU – Menikah dan bekerja di usia belia untuk meringankan beban ekonomi keluarga masih menjadi belenggu kemiskinan di Kalimantan Selatan.

Salah satunya dapat ditemukan di Desa Rampa, Kecamatan Pulau Laut Utara,  Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan.

“Anak-anak disini masih banyak yang terpaksa dinikahkan atau bekerja melaut setelah lulus sekolah dasar karena orang tuanya tak mampu dan menurut mereka itulah satu-satunya jalan untuk mengurangi beban ekonomi keluarga,” tutur Wahyuningsih, salah satu warga Desa Rampa.

Banyaknya angka putus sekolah di Desa Rampa, rupanya menarik perhatian Awam Prakoso yang merupakan pendiri Kampung Dongeng Indonesia.

Dalam kesempatannya bertandang ke Kotabaru, lelaki yang kerap disapa Kak Awam itu juga menyapa anak-anak desa Rampa dalam kegiatan Dongeng Ceria, Jumat (27/4) lalu.

Pendiri Kampung Dongeng Indonesia Awan Prakoso saat menghibur anak-anak Desa Rampa, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.
Pendiri Kampung Dongeng Indonesia Awan Prakoso saat menghibur anak-anak Desa Rampa, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. (ACT Kalsel)

Bersama relawan Kampung Dongeng dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Kotabaru, Kak Awam berhasil menghibur anak-anak melalui cerita-cerita tentang peduli lingkungan, setia kawan dan motivasi belajar.

“Alhamdulillah senang sekali bisa ketemu kembali dengan anak-anak Desa Rampa. Ini jadi magnet yang luar biasa bisa dekat kembali dengan mereka,” ungkapnya kepada ACTNews.

Rupanya Desa Rampa sudah begitu akrab dengan Kak Awam. Sejak 2012, beliau rutin mengunjungi Desa Rampa kecuali tahun 2017 dan 2018.

“Metode mendongeng sangat tepat untuk anak-anak di sini, buktinya mereka terlibat aktif dan ikut menjawab dalam cerita-cerita yang saya sampaikan,” terang Kak Awam.

Anak-anak Desa Rampa, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan sangat auntusias mengikuti kegiatan Dongen Ceria.
Anak-anak Desa Rampa, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan sangat auntusias mengikuti kegiatan Dongen Ceria. (ACT Kalsel)

Kak Awam berharap para relawan bisa terus menerus melakukan edukasi di Desa Rampa.

Halaman
12
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved