Berita Nasional

Pasca Dicabut Pembantarannya, Romahurmuziy Kembali ke Rutan KPK, Begini Kondisinya

KPK telah mencabut pembantaran tersangka mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy setelah Pihak RS Polri memastikan kondisinya membaik.

Pasca  Dicabut Pembantarannya, Romahurmuziy Kembali ke Rutan KPK, Begini Kondisinya
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ketua Umumm PPP Romahurmuziy keluar dari Gedung KPK Jakarta memakai rompi tahanan, seusai diperiksa oleh penyidik, Sabtu (16/3/2019). Romahurmuziy ditahan oleh KPK seusai ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan suap seleksi jabatan di Kementerian Agama. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - KPK telah mencabut pembantaran tersangka mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy setelah Pihak RS Polri memastikan kondisinya membaik.

Romahurmuziy yang akrab disapa Romy itu, saat ini telah dibawa kembali ke Rumah Tahanan Cabang KPK, Kamis (2/5/2019) malam.

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah membenarkan, kondisi Romi sudah membaik usai dirawat di Rumah Sakit (RS) Polri, Jakarta.

Oleh karena itu, KPK mencabut pembantaran penahanan Romahurmuziy di RS Polri.

Romahurmuziy adalah tersangka kasus dugaan suap terkait seleksi jabatan di Kementerian Agama Jawa Timur.

"Dari tim yang bertugas di rutan, diinfokan kondisi RMY sudah cukup baik. Tadi bisa berjalan, sudah sarapan dan melakukan kegiatan lain," kata dia dalam keterangan tertulis, Jumat (3/5/2019).

Romahurmuziy juga sudah mengonsumsi obat-obatan yang diberikan pihak RS Polri.

Romy  sempat dilarikan dan dirawat di RS Polri sejak 2 April silam. Saat itu, kondisi medis Romy membutuh penanganan intensif di rumah sakit.

Kini, berdasarkan keputusan tim RS Polri, Romy sudah tak membutuhkan rawat inap lagi.

"Setelah dokter atau pihak rumah sakit menyimpulkan tidak perlu rawat inap lagi, pembantaran yang bersangkutan dicabut tadi malam," kata Febri.

Halaman
1234
Editor: Hari Widodo
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved