Cetak BPost

Siswa HSS Terpilih Jadi Anggota Paskibraka, Asri Latihan Baris-berbaris di Rumah

Remaja kelahiran 16 Januari 2003 ini terpilih sebagai salah satu anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) nasional.

Penulis: Hanani | Editor: Hari Widodo
Siswa HSS Terpilih Jadi Anggota Paskibraka, Asri Latihan Baris-berbaris di Rumah
BPost Cetak
Banjarmasinpost Edisi Jumat (3/5/2019)

BANJARMASINPOST.CO.ID - BAHAGIA campur haru. Begitu yang dirasakan Muhammad Asri Maulana, siswa SMAN 1 Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Remaja kelahiran 16 Januari 2003 ini terpilih sebagai salah satu anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) nasional.

Dia dan satu siswi dari Kabupaten Tanahbumbu menyisihkan teman-teman se-Kalimantan Selatan, yang berharap mendapat kesempatan tersebut. Lana, panggilan akrabnya, bakal mewakili Kalsel melaksanakan upacara peringatan HUT RI 17 Agustus 2019 di Istana Negara Jakarta. Dia pun bakal diundang beramah-tamah dengan presiden di Istana Negara.

Awal Juli nanti, Lana masuk karantina untuk menjalani pelatihan. Ditemui BPost di sekolahnya, Kamis (2/4), Lana masih memakai kostum seragam Paskibra sekolahnya.

Baca: KPU Kalsel Dibantu Para Off-roader Salurkan Logistik ke Daerah Terpencil

Baca: Nasib Mulan Jameela Dibeberkan DPC Gerindra Garut, Istri Ahmad Dhani Belum Tentu Lolos Jadi DPR RI?

Baca: Intip Bulan Madu Ammar Zoni dan Irish Bella di Lombok, Sampai Berenang Bersama

“Kalau ada waktu luang, kami latihan baris berbaris di sekolah, bersama empat teman saya lainnya yang mewakili HSS sebagai anggota Paskibra Provinsi Kalsel. Yang melatih kakak pelatih di sekolah,”tutur Lana.

Dia pun menceritakan bagaimana bisa lulus ke seleksi tingkat nasional yang sangat ketat. Menurut Lana, dia sempat kaget dan tak percaya bisa terpilih. Apalagi, tim yang menilainya langsung dari Jakarta. Sementara, saingannya seratus orang lebih. Dari sisi postur tubuh, Lana merasa paling pendek. Namun menurut tim penilai, yang menentukan tak hanya itu.

“Ada tes psikologi juga, PBB, face serta komposisi badan ideal. Kata tim penilai, saya punya kelebihan di face atau aura wajah dan kemampuan baris berbaris yang baik,”kata pemilik tinggi 176 sentimeter yang hobi basket dan bersepeda ini.

Pascaterpilih sebagai anggota Paskibraka, Lana rajin berlatih baris berbaris di rumah Jalan Ganda Desa Baluti, Kandangan.

Untuk latihan baris berbaris, secara khusus dia dibimbing Peltu Dedi Irwansyah, anggota Kodim 1003 Kandangan, yang dia panggil Bang Dedi. Sedangkan kesenian, Lana berlatih tarian klasik di Posko La Bastari, sebuah sanggar seni budaya di Kandangan. Dia juga mempelajari pengetahuan umum dan pengetahuan budaya daerah HSS dan Kalsel.

Sedangkan latihan fisik, dilakukan dengan naik sepeda dan latihan basket. Di sekolah, Lana memilih kegiatan ekstrakurikuler basket, Paskibra dan Pramuka.

“Kalau kegiatan di luar sekolah, selain sering ikut tour dengan komunitas pencinta sepeda gunung, saya juga ikut pengajian rutin seminggu sekali di kampung dekat rumah, pengajian Habib Murad,” ungkap Lana, yang bercita-cita ingin jadi anggota TNI Angkatan Udara.

Saat masuk pelatihan di Jakarta, dia akan dititipkan di sebuah SMA di ibu kota.Lana berharap pada upacara kemerdekaan nanti dia mendapat tugas menantang. Menjadi salah satu dari tiga pengibar Bendera Merah Putih.

“Saya mohon doanya kepada masyarakat HSS dan Kalsel. Semoga diberi kesehatan, dan apa yang saya cita-citakan tercapai. Bisa melaksanakan tugas dengan baik serta lancar sampai selesai,” kata Lana.

Tak lupa dia pun menyampaikan terima kasih kepada orangtua, para guru serta jajaran Pemkab HSS yang selalu mendukungnya.

Lana berharap, di Istana Negara nanti, bisa berfoto berdua dengan presiden. “Jika ada kesempatan berbicara, saya juga ingin me­nyampaikan, agar pemerintah pusat lebih memperhatikan pendidikan dan pembangunan di daerah. Khususnya di Kalsel, yang masih memerlukan support pemerintah pusat,” katanya.

Baca: Permintaan Tak Terduga Vanessa Angel Usai Sidang Kasus Prostitusi Online Artis di PN Surabaya

Baca: KalselPedia - Daftar Objek Wisata di Kabupaten Tabalong, Dari Wisata Alam Hingga Religi

Maulana adalah anak sulung dari tiga bersaudara. Ayahnya Akhmad Sya’bani adalah kepala Desa Baluti. Ibunya, Sri Hartati, guru di salah satu PAUD Kanda­ngan.

Lana tercatat sebagai siswa jurusan IPA di kelas X SMAN 1 Kandangan. Menurut Risna, Pembina OSIS di sekolah tersebut, yang juga Wakasek Kesiswaan, Maulana adalah siswa yang supel dan mudah bergaul dengan siapapun. Karena itu, pihaknya yakin, anak didiknya tersebut tak kesulitan menyesuaikan diri jika dibaurkan dengan siswa dari daerah lain se-Indonesia. “DIa sudah terbiasa mendiri,” kata Risna. (hanani)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved