Berita Tanahlaut

Belum Semua Pelaku Usaha di Kabupaten Tanahlaut Terapkan Kantong Plastik Berbayar

Sejak dikeluarkannya edaran pengurangan sampah plastik di Tanahlaut pada Januari lalu Pemkab Tanahlaut mengimbau agar pelaku usaha

Belum Semua Pelaku Usaha di Kabupaten Tanahlaut Terapkan Kantong Plastik Berbayar
Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari
Pembeli keluar membawa barang belanjaan dengan kantong plastik di retail modern di Desa Padang Kecamatan Bati-Bati, Tanahlaut. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Sejak dikeluarkannya edaran pengurangan sampah plastik di Tanahlaut pada Januari lalu Pemkab Tanahlaut mengimbau agar pelaku usaha dan masyarakat umum agar tak memberikan kantong plastik secara gratis.

Selain itu dalam edaran juga diminta agar masyarakat lebih menggunakan kantong ramah lingkungan yang mudah diurai oleh tanah sebagai ganti kantong plastik. Sementara imbauan terakhir berisi tentang permintaan daur ulang limbah plastik untuk mengurangi limbah plastik di tanah.

Pengurangan sampah plastik pun juga sudah diatur dalam peraturan bupati tahun 2018 nomor 77.

Namun saat ini diketahui baru retail modern yang mematuhi imbauan itu. Itupun juga tak semua retail. Meskipun dalam imbauan agar semua pelaku usaha mengurangi penggunaan kantong plastik dengan tak memberikan cuma-cuma namun target utama pengurangan ini terang Kabid Tata Kota dan Kebersihan DKRKPLH Kabupaten Tanahlaut, Arif Setyawan lebih utama adalah retail modern.

Baca: Sulit Lepas dari Nama Sarah di Film Si Doel, Cornelia Agatha Sebut Fans Tak Tahu Nama Aslinya

Baca: Hasil FP3 MotoGP Spanyol 2019, Danilo Petrucci Lanjutkan Kejutan, Rossi Lumayan Naik ke-11

Baca: Wisata Ramadan ke Turki, Permohonan Visa Tak Sampai 15 Menit, Begini Panduannya

Seperti halnya daerah tetangga yang menargetkan retail modern tak menyediakan kantong plastik, Kabupaten Tanahlaut juga mengurangi sampah kantong plastik dengan tak memberikan secara gratis.

"Memang saat ini masih retail, itupun tidak semua, Alfamart sudah hampir semua outlet sudah tak memberikan gratis tapi untuk Indomaret sepertinya belum," jelasnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Sabtu (4/5/2019).

Meski imbauan sudah dikeluarkan sejak Januari 2019 lalu namun diakui Arif pihaknya memaklumi perubahan kebijakan itu perlu proses. Sebelumnya Alfamart terang Arif meminta agar kantong plastik berbayar diterapkan usai lebaran ini, namun dalam prakteknya justru kini sudah diterapkan. Sementara untuk Indomaret belum.

Sementara selain retail modern, minimarket modern lain masih belum diberi imbauan.

Terkait dampak kantong plastik berbayar di retail modern ke jumlah sampah kantong plastik di TPA Bakunci Tanahlaut Arif mengatakan belum ada terlihat. Namun setidaknya dengan kantong plastik berbayar Arif mengatakan warga akan berpikir dua kali untuk membayar.

"Setidaknya pembeli mikir dua kali bayar atau tidak, dan dari pada bayar kantong plastik terus lebih baik bawa tas sendiri," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Milna Sari
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved