SARABA KAWA

Pemda Tabalong Dukung Pengembangan Wirausaha, BLK Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi II

Balai Latihan Kerja (BLK) kembali membuka pelatihan berbasis kompetensi Angkatan II yang bersumber dari dana APBN Tahun 2019.

Pemda Tabalong Dukung Pengembangan Wirausaha, BLK Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi II
banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati
Pelatihan angkatan ke-2 ini diikuti sebanyak 144 peserta, kegiatan secara resmi di buka Bupati Tabalong yang diwakilkan oleh Staf Ahi Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, H M Aberani Aberar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Balai Latihan Kerja (BLK) kembali membuka pelatihan berbasis kompetensi Angkatan II yang bersumber dari dana APBN Tahun 2019.

Pada angkatan kedua ini diikuti sebanyak 144 peserta, kegiatan secara resmi di buka Bupati Tabalong yang diwakilkan oleh Staf Ahi Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, H M Aberani Aberar.

Pelatihan meliputi Kejuruan Mekanik Junior Mobil.Akuntansi, Operator Basic, Junior Teknisi Support, Autocad, Pendingin AC Split, Instalasi Tenaga Operator, Menjahit Pakaian Dasar, Las SMAW 3G.

Dalam sambutan tertulisnya, Bupati Anang mengatakan dengan pelatihan ini nantinya mampu membangun jiwa kewirausahaan di dalam diri peserta, selain itu meningkatkan kemampuan rasa percaya diri para tenaga kerja produktif terutama dalam upaya memanfaatkan peluang kerja atau peluang berusaha secara mandiri.

“ Ini salah satu kegiatan strategis kita dalam rangka menjawab permasalahan ketenagakerjaan yang terjadi di Tabalong, mengingat saat ini lapangan kerja semakin sempit sehingga diperlukan orang yang kreatif dalam menciptakan peluang kerja dan usaha, ” katanya.

Pemerintah Daerah akan terus mendukung dan berupaya agar dapat lebih banyak lagi menganggarkan dana APBD untuk peningkatan kewirausahaan masyarakat khususnya di Tabalong sehingga kedepannya bisa terus berkembang.

Sebagaimana target pemerintah daerah , untuk menciptakan 10.000 wirausaha baru, sejak tahun pertama, dimana pada lima tahun sebelumnya alhamdulilah target wirausaha baru yang dihasilkan sudah terlampaui.

Sementara, Kepala UPT BLK Tabalong , Suhartojo mengatakan bahwa semua peserta usai melaksanakan pelatihan ini nantinya akan diberikan uji kompetensi.

Di mana tujuan dari penyelenggaraan Uji Kompetensi ini untuk mengukur kemampuan dan keterampilan peserta pelatihan sesuai dengan standar kompetensi kerja nasional sekaligus menumbuhkan sikap percaya diri dan tangguh untuk berkompetisi di dunia kerja.

Pada angkatan pertama, hampir 95 persen yang lulus , walaupun masih ada beberapa yang tidak lulus. peserta yang tidak lulus disebabkan karena sudah diterima bekerja, mengingat tujuan utama dari pelatihan ini outputnya mereka semua bisa mendapat kerja dan mandiri.

Suhartojo berharap dengan program ini menjadi solusi yang sangat tepat untuk menunjang keberhasilan Pemda melalui Disnaker Tabalong dan BLK Tabalong karena tidak hanya sebatas memberi bekal bakat keterampilan tetapi bisa menghasilkan pekerja –pekerja yang memiliki kompetensi dan integritas kerja yang baik.

Pelatihan ini berlangsung kurang lebih 1,5 bulan dan 1-3 bulan On The Job Training (OJT) yaitu belajar kerja di perusahaan ,Instansi pemerintah dan lainnya. "Program ini dilaksanakan setiap tahun dan diharapkan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para pemuda Tabalong," ujarnya, jumat (03/05/2019)
(*/Aol)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved