Berita Banjarmasin

Pantauan Hilal di Atas Gedung Bank Kalsel, Kepala Kemenag Tak Melihat Hilal karena Faktor Ini

Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) gelar Hisab Rukyat Awal Bulan Ramadhan 1440 Hijriah, Minggu (5/5/2019).

Pantauan Hilal di Atas Gedung Bank Kalsel, Kepala Kemenag Tak Melihat Hilal karena Faktor Ini
Banjarmasinpost.co.id/apunk
Kepala Kanwil Kemenag Kalsel M Noor Fahmi meneropong posisi hilal untuk menentukan awal Ramadan 2019 dari atas Gedung Bank Kalsel, Minggu (5/5/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) gelar Hisab Rukyat Awal Bulan Ramadhan 1440 Hijriah, Minggu (5/5/2019).

Namun, dari hasil pengamatan termasuk oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kalsel, Noor Fahmi dan dan Tim Hisab Rukyat menggunakan alat bantu, hilal tidak dapat terlihat jelas dari titik pengamatan di atas Kantor Pusat Bank Kalsel.

Hal ini menurut Noor Fahmi memang dikarenakan faktor alam, di mana menurutnya memang agak sulit untuk bisa melihat hilal dari Kota Banjarmasin ditambah lagi dengan adanya gumpalan awan di arah pengamatan hilal.

Dinyatakan Noor Fahmi, pengamatan hilal hanya merupakan metode tambahan yang dilakukan untuk melengkapi atau mengoreksi perhitungan metode hisab.

Dimana pada metode hisab berdasarkan kriteria imkanurrukyat MABIMS, 1 Ramadhan 1440 Hijriah jatuh pada Senin (6/5/2019).

Baca: Live Streaming Sidang Isbat dan Ruyatul Hilal Ramadhan 1440 H/2019 via Kompas TV & iNews TV

"Walau tidak terlihat secara langsung dari sini, namun hasil pengamatan ini tetap akan dilaporkan ke Kementrian Agama RI," kata Noor Fahmi.

Ditegaskan Noor Fahmi, keputusan penetapan awal bulan baru tetap berada pada pengumuman Menteri Agama Republik Indonesia.

Ia menghimbau kepada masyarakat muslim di Kalsel untuk mengacu pada keputusan Pemerintah Republik Indonesia dalam hal ini Menteri Agama untuk memastikan kepastian tibanya bulan baru.

Namun walaupun jika ada perbedaan, Noor Fahmi himbau umat muslim untuk tidak menjadikan perbedaan sebagai penyebab pertentangan.

Selain di Kota Banjarmasin, pihaknya melakukan pengamatan yang sama di Pleihari, Tanah Laut dan Kabupaten Kotabaru, Kalsel.(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved