Berita Batola

30 Warga Batola Mundur dari Kepesertaan PKH karena Merasa ini

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batola, Syekh Fuad, menginformasikan sebanyak 30 warga miskin penerima bantuan program keluarga harapan

30 Warga Batola Mundur dari Kepesertaan PKH karena Merasa ini
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Senin (6/5/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batola, Syekh Fuad, menginformasikan sebanyak 30 warga miskin penerima bantuan program keluarga harapan (PKH) 2019 yang tersebar di 17 kecamatan di Kabupaten Batola menyatakan mengundurkan diri atau keluar dari kepesertaan PKH karena merasa sudah mampu secara ekonomi.

“Alhamudulillah, tahun ini ada 30 warga Batola anggota PKH yang menyatakan mengundurkan dari atau keluar dari PKH karena mampu secara ekonomi,” kata Fuad.

Baca: Sudah Merasa Mampu Secara Ekonomi, 18 Warga Miskin Keluar dari Program PKH

Baca: Penolakan Raffi Ahmad Makan Makanan Bikinan Nagita Slavina Saat Sahur Ramadhan 1440 H, Kenapa?

Baca: Bacaan Doa Buka Puasa yang Benar Kata Ustadz Abdul Somad, Sambut Ramadhan 1440 H/2019

Menurut Fuad, warga penerima PKH itu harapannya adalah warga yang paling miskin.

Dan secara bertahap mereka harus keluar dari PKH.

Paling tidak keluar dari salah satu komponen dan dilanjutkan komponen PKH lainnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved