Berita Tanahbumbu

Retribusi Parkir di Mappanre Ritasi yang Dianggap ''Mencekik'', Kadishub Tanbu Sebut Sesuai Perda

Puncak pesona Mappanre Ritasi atau pesta adat di pantai Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Tanahbumbu baru saja berlalu.

Retribusi Parkir di Mappanre Ritasi yang Dianggap ''Mencekik'', Kadishub Tanbu Sebut Sesuai Perda
banjarmasinpost.co.id/helriansyah
Suasana saat puncak pelaksanaan pesta adat Mappanre Ritasi, Pagatan, Kusan Hilir, Tanahbumbu 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BATULICIN - Puncak pesona Mappanre Ritasi atau pesta adat di pantai Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Tanahbumbu baru saja berlalu.

Meski demikian momentum kegiatan setiap tahun dilaksanakan itu, masih membekas dalam ingatan.

Terutama mereka pengunjung menggunakan kendaraan roda empat tidak kecuali roda roda, kebanyakan mengeluhkan mahalnya retribusi jasa parkir hampir di semua titik sekitar kegiatan.

"Bagaimana gak sepi pesta pantai, retribusi parkir terlalu mahal sampai Rp 10 ribu. Mana lagi hiburannya, ada sih tapi tidak ramai kayak tahun sebelumnya," kata Dani warga Tanahbumbu dengan nada mengeluh.

Baca: Sadis! Ayah Bunuh Dua Anak dan Istrinya di Aceh Utara, Satu Anak Selamat Ikut Tadarus

Menurut Dani, mahalnya retribusi parkir kerap dikeluhkan pengunjung dalam berapa tahun terakhir ini. Padahal tidak semua pengunjung yang berlama-lama di sana.

"Bisa jadi karena parkir mahal, orang pada malas datang ke pesta pantai," ujarnya kepada banjarmasinpost.co.id, Selasa (7/5/2019).

Berharap agar tidak terus menjadi bahan keluhan, mereka para pengunjung selain Tanagbumbu juga ada beberapa dari Kotabaru. Meminta pihak terkait melakukan evaluasi.

"Pihak terkait harus mengevaluasi," tambahnya kepada banjarmasinpost.co.id.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Tanahbumbu Hamaludin, enggan memberikan komentar soal itu.

"Langsung ke Kadishub saja," singkatnya.

Baca: Tongkang Batubara Tetap Melintas di Bawah Jembatan Kalahien, Pengusaha Abaikan Imbauan Sekdaprov

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Tanahbumbu MP Wisnu, tidak menepis terkait keluhan pengunjung soal mahalnya tarif parkir pesta pantai Pagatan.

Wisnu menjelaskan, berdasarkan hasil lelang parkir dengan kontrak ditetapkan 25 titik lokasi parkir dari tanggal 8-13 April--minggu tenang--lanjut 20 April-4 mei 2019, tarif retribusi diatur pada Peraturan Daerah nomor 4 tahun 2011 tentang retribusi pelayanan parkir ditepi jalan umum.

Tercantum pula, kata dia, pada Perbub nomor 62 tahun 2017, untui roda dua sebesar Rp 5.000, roda empat sebesar Rp 10.000 berdasarkan tarif parkir insidentil.

"Apabila di luar ketentuan peraturan ini kami mohon informasi spesifik di titik lokasi mana agar di blacklist pengelolanya. Dan ke depan tidak diberikan lagi pengelolaan parkir pesta pantai," kata Wisnu.

(BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved