Berita Tapin

Sekda Bersama TPID Tapin Pantau Harga Kebutuhan di Pasar Keraton di Hari Kedua Ramadan 2019

Masyraniansyah didampingi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang dikoordinir Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kabupaten Tapin.

Sekda Bersama TPID Tapin Pantau Harga Kebutuhan di Pasar Keraton di Hari Kedua Ramadan 2019
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Sekretaris Daerah Kabupaten Tapin, Masyraniansyah selaku Plh Bupati Tapin memantau harga kebutuhan pokok di pasar baru keraton , Selasa (7/5/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Sekretaris Daerah Kabupaten Tapin, H Masyraniansyah meninjau aktivitas jika beli di Pasar Keraton, Selasa (7/5/2019).

Masyraniansyah didampingi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang dikoordinir Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kabupaten Tapin.

Sasaran TPID Kabupaten Tapin meninjau aktivitas jual beli di pasar keraton sekaligus mengecek harga sembako melalui dialog di pasar yang terletak di Jalan H Sobat, Kelurahan Rantau Kanan, Kecamatan Tapin Utara.

Seluruh los pasar dari mulai los lapak pedagang sayur, lapak pedagang beras, lapak pedagang ikan kering, lapak pedagang daging dilihat dan ditanyai Masyraniansyah.

Baca: Akun Facebook Aidil Dibanjiri Komentar Miring, Diduga Pembunuh Istri dan Dua Anak di Aceh Utara

Baca: Sadis! Ayah Bunuh Dua Anak dan Istrinya di Aceh Utara, Satu Anak Selamat Ikut Tadarus

Selaku Plh Bupati Tapin hingga 16 Mei 2019 ini, Masyraniansyah menjelaskan dari hasil dialog bersama para pedagang memang terjadi kenaikan harga jual.

"Ada kenaikan harga dari harga sebelumnya sekitar Rp 1000. Ini baru pelaksanaan puasa ramadan hari kedua. Bagaimana mendekati lebaran nanti," katanya.

Masyraniansyah menyontohkan kenaikan harga sayuran di pasar Keraton. Memamg tidak terlalu signifikan. Itu sangat dikeluhkan masyarakat seperti di lapak sayuran.

Pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR dan Kepala Dinas Pertanian ini mengaku cuaca hujan di wilayah Kabupaten Tapin sangat mempengaruhi produksi petani hortikultura lokal.

Pengakuan pedagang sayur, harga sayuran naik karena barang jualan disuplai dari pulau Jawa. Sayuran produk petani lokal yang murah belum dipanen.

Baca: Bacaan Doa Buka Puasa Ramadhan 1440 H/2019, Simak Sejumlah Sunnah Rasulullah Soal Berbuka Puasa

Baca: Pacaran dan Menangis Membatalkan Puasa? Ini Jawaban Ustadz Abdul Somad Pas untuk Ramadhan 1440 H

"Makanya harga sayuran mahal karena barang tidak ada. Yang ada ini barangnya didatangkan dari pulau Jawa," kata Masyraniansyah.

Hasil kunjungan Masyraniansyah bersama TPID Kabupaten Tapin akan dibahas dalam rapat TPID sambil meminta arahan pimpinan daerah.

Saar ini, Bupati Tapin HM Arifin Arpan dan Wakilnya Syafrudin Noor sedang melaksanakan ibadah umrah dan akan kembali ke Kabupaten Tapin, pada 16 Mei 2019 nanti.

"Saya menjabat Plh Bupati Tapin hingga 16 Mei 2019. Bupati Tapin HM Arifin Arpan datang dari umrah," katanya. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved