Berita Unik

VIDEO 'Cawetku, Cawetmu, Cawet Kita Semua', Begini Sejarahnya Desa di Pemalang Bernama Pakaian Dalam

Mendengar kata cawet, warga yang berbahasa Jawa tentu akan langsung terbayang dengan pakaian dalam.

VIDEO 'Cawetku, Cawetmu, Cawet Kita Semua', Begini Sejarahnya Desa di Pemalang Bernama Pakaian Dalam
TRIBUN JATENG/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Balai Desa Cawet Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang 

Subhi (59), warga Cawet dari Dusun Sipedang mengatakan, nama Cawet diambil dari sesepuh desa.

Seorang tokoh yang menjadi kepala desa pertama.

Dulunya kepala desa tersebut tidak memakai celana.

Hanya sebatas sarung yang kemudian diikat.

“Lurahe iku mboten purun nganggo celana. Nganggone cawet (Tidak mau memakai celana, pakainya cawet). Cawet itu sarung yang dilinting di sekitar paha dan selangkangan. Lalu dipanggilah dengan sebutan lurah cawet,” katanya kepada Tribunjateng.com, Minggu (5/5/2019).

Subhi menjelaskan, wilayah Desa Cawet yang berdiri paling awal adalah Dusun Watugajah.

Di sana juga terdapat makam sesepuh desa, termasuk makam Mbah Cawet.

Untuk mengetahui kebenaran adanya Mbah Cawet, Tribunjateng.com kemudian mendatangi makam di tengah persawahan.

Hal yang sama disampaikan oleh Uswatun Hasanah (55), warga Cawet Dusun Watugajah, istri dari Kiai Nur Iman pengasuh Pondok Pesantren Mamba’ul Ulum Desa Cawet.

Ketika itu Uswatun tengah sibuk bertani di sawahnya yang terletak di depan makam.

Halaman
1234
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved