Berita Unik

VIDEO 'Cawetku, Cawetmu, Cawet Kita Semua', Begini Sejarahnya Desa di Pemalang Bernama Pakaian Dalam

Mendengar kata cawet, warga yang berbahasa Jawa tentu akan langsung terbayang dengan pakaian dalam.

VIDEO 'Cawetku, Cawetmu, Cawet Kita Semua', Begini Sejarahnya Desa di Pemalang Bernama Pakaian Dalam
TRIBUN JATENG/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Balai Desa Cawet Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang 

Menurutnya, nama cawet berasal dari nama sesepuh desa Mbah Cawing Tali.

Panggilan Mbah Cawing Tali sebab dulu orangnya hanya memakai celana dalam saja.

Ia menggunakan sarung lalu diikat dengan tali yang secara bahasa Jawa disebut cawing.

“Mbah Cawing Tali, oleh masyarakat disingkat Mbah Cawet. Beliau dulu orang yang babad alas desa ini. Selain itu, Mbah Cawet juga kepala desa dan penjaga makam Mbah Wasid,” katanya.

Ia menjelaskan di Cawet ada lima sesepuh desa, masing-masing Mbah Wasid, Mbah Sula, Mbah Tarwin, Mbah Sibu, dan Mbah Cawet.

Kelimanya juga merupakan penyebar agama Islam di Desa Cawet.

Namun yang baru di makamkan dan dibuatkan atap baru makam Mbah Wasid dan Mbah Sula.

Ia kemudian menunjukan makam Mbah Cawet yang berbentuk gundukan tanah di salah satu sawah.

“Ini makam Mbah Cawet. Harapan saya, inginnya makam ini dirawat kemudian dibuat rumah seperti makamnya Mbah Wasid dan Mbah Sula,” ungkapnya.

Kepala Desa Cawet Taufik Saleh (39), menyebutkan ada beberapa versi asal- usul penamaan Cawet.

Halaman
1234
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved