Berita Unik

VIDEO 'Cawetku, Cawetmu, Cawet Kita Semua', Begini Sejarahnya Desa di Pemalang Bernama Pakaian Dalam

Mendengar kata cawet, warga yang berbahasa Jawa tentu akan langsung terbayang dengan pakaian dalam.

VIDEO 'Cawetku, Cawetmu, Cawet Kita Semua', Begini Sejarahnya Desa di Pemalang Bernama Pakaian Dalam
TRIBUN JATENG/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Balai Desa Cawet Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang 

Ada yang menyebutkan leluhur awal di desa ini dulu datang hanya memakai penutup alat kelamin.

Penutup itu disebut oleh masyarakat sebagai cawing atau tali.

Cerita yang lain, penamaan cawet itu berasal dari dua nama tokoh, Mbah Cawing dan Mbah Tali.

Konon mereka kakak beradik.

Keduanya pun berperan dalam pembangunan desa ini, akhirnya diambilah nama mereka berdua sebagai nama desa.

Digabung cawing dan tali, jadinya cawet.

Ada juga yang mengatakan cawet itu dari bahasa Sunda.

Cawet dari kata cai dan awet, artinya sumber air yang awet.

“Tapi yang paling masyhur di desa ini kisah Mbah Cawing Tali, pembabad alas dan pemimpin Desa Cawet pertama,” katanya.

Menurut Taufik, makam Mbah Cawet yang saat ini ada di Dusun Watugajah di tengah area persawahan dulunya sebuah pemukiman warga.

Ia mengatakan di makam tersebut, ada dua makam wali yang sudah dibuatkan rumah atau atap.

Hanya saja menurutnya, makam Mbah Cawing Tali ada di luar area rumah makam.

“Dulunya area itu pemukiman warga. Tahun 1982 harus pindah karena dari kabupaten bilangnya ada indikasi bencana longsor. Akhirnya harus pindah,” jelasnya. (tribunjateng/fajar bahrudin achmad)

Hai Guys! Berita ini ada juga di JATENG.TRIBUNNEWS.COM

Editor: Didik Trio
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved