Mengenal Tradisi Bepalas Bidan di Batola

Bayi Diberi Tampung Tawar Agar Tidak Mudah Diganggu Makhluk Jahat, Bagi Caranya

Setelah dilakukan penyerahan piduduk ialah bapalas bidan. Nah, sebelum bayi diserahkan kepada si ibu, bidan melakukan batapung tawar.

Bayi Diberi Tampung Tawar Agar Tidak Mudah Diganggu Makhluk Jahat, Bagi Caranya
deskgram.net
Ilustrasi: Tradisi belapas bidan seperti ini masih melekat kuat di Ulu Benteng, Kecamatan Marabahan, Kabupaten Batola. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - RANGKAIN bepalas bidang merupakaan rangkaian tradisi yang menarik.

Setelah dilakukan penyerahan piduduk ialah bapalas bidan. Nah, sebelum bayi diserahkan kepada si ibu, bidan melakukan batapung tawar.

“Air yang terdiri putih telor dan air daun pandan dipercikkan ke seluruh ruangan tempat bayi. Maksudnya, agar si bayi nanti tidak mudah sakit sakitan ataupun diganggu makhluk jahat,” kisah

Sartin (70) warga Ulu Benteng, Kecamatan Marabahan, Kabupaten Batola, Rabu (8/5/19).

Menurut Sartin, tradisi tampung tawar ini sekaligus menandakan bahwa tanggung jawab bidan kampung terhadap bayi telah berakhir detik itu juga. Nah, setelah itu lalu digelar akad serah terima bayi antara bidan dengan ibu yang melahirkan.

Baca: Tidak Boleh Melebihi 40 Hari, Tiap Bagian Piduduk Ternyata Punya Arti Pengharapan untuk Bayi

Baca: Usai Persalinan Bidan di Kabupaten Batola Diberikan Piduduk, Ternyata isinya Jarum, Benang & Uang

Baca: BREAKING NEWS- Warga Geger, Bayi Masih Berdarah Terbungkus Plastik Ditemukan di Kebun di Tanahlaut

“ Untuk selanjutnya ialah mengayun bayi oleh sang ibu sembari para tamu kembali memanjatkan doa. Ayunan baru akan dilepas sejak dua sampai tiga hari setelah acara dilaksanakan,” katanya.

Dipaparkanya, acara ditutup dengan hidangan-hidangan.

Acara penyajian hidang-hidangan ini merupakan hal paling ditunggu warga karena mereka akan menikmati hidangan khas bapalas, yaitu kue cucur, apem, ketan, dan inti (kelapa parut yang dicampur gula merah).

(Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved