Berita Tabalong

Disnaker Tabalong Janji Bantu Mediasi Eks Karyawan dengan PT Kalindo Soal Pembayaran PHK

Sekitar 30 orang yang pernah bekerja di PT Kalindo meminta agar pihak perusahaan membayarkan sisa dari THR sesuai dengan yang telah disepakati.

Disnaker Tabalong Janji Bantu Mediasi Eks Karyawan dengan PT Kalindo Soal Pembayaran PHK
Banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati
Naldi eks pekerja PT Kalindo saat datang ke Kantor Disnaker Tabalong di Tanjung, Rabu (8/5/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG – Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong menerima laporan dari eks pekerja PT Kalindo Prima Tara yang merupakan sub kontraktor dari PT Makmur Sejahtera Wisesa (MSW) yang datang langsung ke kantor untuk meminta bantuan mengenai persoalan pembayaran pesangon PHK.

Kepala Disnaker Tabalong Saiful Ikhwan mengatakan perwakilan dari eks karyawan PT Kalindo datang untuk mengadukan keluhan mengenai pembayaran THR.

Sekitar 30 orang yang datang ke Kantor Disnaker akhirnya diminta untuk masuk ke dalam ruangan untuk dilakukan mediasi.

Saiful mengatakan sekitar 30 orang yang pernah bekerja di PT Kalindo meminta agar pihak perusahaan membayarkan sisa dari THR sesuai dengan yang telah disepakati.

“Mereka meminta kepastian waktu dari keterlambatan pembayaran THR, kami meminta agar memberikan laporan secara resmi terlebih dulu ke Disnaker dan kemudian kami akan membantu mediasi dengan pihak perusahaan,” ujarnya.

Baca: Presiden Jokowi Terkesan Angka Tujuh Belas Saat di Tugu Soekarno Palangkaraya

Perwakilan dari pekerja diminta untuk membuat surat pengaduan yang nantinya akan diteruskan dengan melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan.

“Kami berharap setelah dilakukan mediasi perjanjian yang telah disepakati dan sesuai dengan aturan bisaterselesaikan dengan baik,” ungkapnya.

Terpisah Naldi Irawan perwakilan dari pekerja mengatakan PHK dilakukan pada 28 Maret 2019 dan pesangon janji dibayarkan pada 30 april. Namun hingga saat ini masih setengah dari pesangon yang telah dibayarkan.

“Ada 30 karyawan rata rata kerja antara dua hingga tiga tahun, sedangkan pesangon yang diberikan sekitar Rp 20 juta hingga Rp 33 juta, kami sudah menanyakan dengan pihak perusahaan dan katanya ada kesalahan teknis,” ujarnya.

Baca: Bacaan Doa Berbuka Puasa Ramadhan 2019 dan Amalan Sunnah Rasulullah Soal Buka Puasa

Terpisah HUmas PT MSW Adit mengatakan sebenarnya bukan PHK melainkan habis kontrak, dan untuk pembayaran pesangon telah diserahkan pada PT Kalindo. “Kami sudah koordinasi dengan PT Kalindo dan system pembayaran dilakukan dua tahap,” ujarnya.

Pekerja diminta untuk bersabar untuk mendapatkan pembayaran pesangon tahap dua. (Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved