Berita Banjarbaru

LAN Belum Alokasikan Anggaran Bangun Poltek di Kalsel, akan Kerjasama ULM Perkuat Kampus

Namun ternyata, hingga saat ini LAN RI belum juga mengalokasikan anggaran untuk membangum kampus tersebut.

LAN Belum Alokasikan Anggaran Bangun Poltek di Kalsel, akan Kerjasama ULM Perkuat Kampus
banjarmasinpost.co.id/nurkholis huda
Perkantoran Sekretariat Daerah, atau disebut juga kawasan Perkantoran Pemprov Kalsel di Kota Banjarbaru berlokasi di Jalan Dharma Praja No1, Palam, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sudah sejak lama Pemprov Kalsel membuat pernyataan kebersediaan menyerahkan aset tanah seluas 19,5 hektare di kawasan Gunung Kupang, Banjarbaru kepada Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI untuk dibangun Politeknik (Poltek) Administrasi.

Namun ternyata, hingga saat ini LAN RI belum juga mengalokasikan anggaran untuk membangum kampus tersebut.

Kepala LAN RI, Adi Suryanto belum lama tadi di satu kesempatan di Banjarmasin menjelaskan untuk bisa membangun kampus tersebut harus mendapatkan izin dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti). Saat ini, ujar Adi, pihaknya sedang memproses perizinan Kemenristek Dikti.

"Tentu kita pengen cepatnya bisa dibangun," katanya.

Baca: Presiden Jokowi Terkesan Angka Tujuh Belas Saat di Tugu Soekarno Palangkaraya

Diakui Adi, untuk melakukan pembangunan tentu banyak pertimbangan. Ia mengaku sangat menyadari melihat situasi saat ini tidak bisa membangun secara cepat, namun harus perlahan dan tahap demi tahap.

"Nanti kami juga akan kerjasama dengan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk memperkuat kampus," katanya.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Kalsel, Nisfuani Rabu (8/5/2019) menambahkan secara administrasi tanggung jawab Pemprov terkait rencana pembangunan itu sudah dilaksanakan.

"Pernyataan hibah aset tanah sudah kami buat, sekarang tinggal menunggu pihak LAN yang membangun, karena itu kewenangan mereka. Pemprov hanya berwenang sebatas menyediakan aset lahan," ujar Nisfu.

Dikatakannya, mengawali Poltek tersebut akan dilaksanakan jenjang pendidikan diploma tiga (D3) terlebih dahulu, yaitu D3 kearsipan dan D3 kebijakan publik.

Ia menyebut, dengan ketersediaan lahan yang ada maka tidak menutup kemungkinan Poltek tersebut juga akan membuka jenjang pendidikan strata 1 (S1), S2, bahkan sampai S3.

Baca: Bupati HSS Dukung Pengembangan Produksi Ikan Olahan untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

''Untuk pelaksanaan seluruhnya dilakukan oleh LAN RI. Jadi kita menyediakan tempat saja. Pembangunannya nanti mereka. Jika kita memang sudah ditunjuk sebagai daerah kampus tersebut dan pembangunan fisik belum selesai, kita siap meminjamkan kampus 2 BPSDMD.

Di sana ada 4 kelas, kamar resfentatif dengan isi 2 orang bisa menampung 160, kamar mandi di dalam, ada juga bekas APDN kamar barak bisa menampung 100 orang. Jadi kita sudah sangat siap,'' tegasnya.

Nisfuani menambahkan, ada beberapa keuntungan jika kampus tersebut dibangun di daerah. Yang pertama, walau pengelolaan milik pusat tapi tentu ada kuota lebih bagi mahasiswa daerah.

''Makanya kami terus memperjuangkan agar terealisasi pembangunan di Kalsel. Insya Allah serah terima aset lahan pada tangal 3 Agustus mendatang akan dihadiri Menpan RB dan Kepala LAN,'' cetusnya.(banjarmasinpost.co.id/lis)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved