Berita Tanahlaut

Perempuan Pembuang Bayi di Lianganggang Tertangkap, Mengaku Bingung Lihat Bayi Tak Bergerak

Penangkapan ibu bayi itu tersebut juga sempat membuat geger warga Lianganggang yang sebelumnya juga dibuat heboh dengan temuan bayi.

Perempuan Pembuang Bayi di Lianganggang Tertangkap, Mengaku Bingung Lihat Bayi Tak Bergerak
Ervan warga Desa Lianganggang
Bayi yang ditemukan di kebun Cempedak, Liangangang, Bati-Bati, Kebupaten Tanahlaut ditangani petugas Puskesmas Batibati. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Tak sampai 24 jam, pelaku pembuang bayi di kebun cempedak warga di Desa Lianganggang RT 01 Kecamatan Bati-Bati Kabupaten Tanahlaut Kalimantan Selatan diamankan Jajaran Polsek Bati-bati, Rabu (8/5/2019).

Diketahui pelaku adalah ibu bayi sendiri yang rumahnya tak jauh sekitar 100 meter dari lokasi ditemukannya bayi.

Penangkapan ibu bayi itu tersebut juga sempat membuat geger warga Lianganggang yang sebelumnya juga dibuat heboh dengan temuan bayi.

Adalah FR (18) yang membuang bayi sendiri lantaran bingung dengan kondisi bayi. Terhimpun ia diketahui membuang bayi karena bingung dengan kondisi bayi yang dilahirkannya yang diam saja atau tidak menangis dan tampak tak sehat.

Baca: Bayi yang Ditemukan di Kebun Cempedak Lianganggang Bati-Bati Diberi Nama Muhammad Tri Ramadhan

Baca: Bayi Tri Ramadhan yang Ditemukan di Kebun Cempedak Lianganggang, Banyak yang Ingin Diadopsi

Setelah melahirkan sore Selasa (8/5/2019) sekitar pukul 15.00 sendirian di rumah, FH membuang bayinya ke kebun warga sekitar pukul 18.00.

Kepada ibunya, FR mengaku habis pulang dari jiarah makam ayahnya. Si ibu pun (nenek bayi) tak mengira jika FR tengah mengandung.

FR mengaku tak mengetahui jika dirinya sedang mengandung meskipun berdasarkan hasil visum diketahui usia bayi sudah cukup bulan yaitu sembilan bulan.

FR yang dinamakan Polsek Bati-Bati pun diboyong ke Puskesmas Bati-Bati untuk menjalani perawatan medis.

"Iya sudah kami amankan pukul 3 tadi sore," ujar Kapolsek Bati-Bati, Iptu Sulaiman saat ditanya Banjarmasinpost.co.id.

Berdasarkan keterangannya FR mengaku bingung karena melahirkan sendirian sementara sedang tak ada suami. Ia mengaku sebelumnya sempat menjalin hubungan dengan pacarnya dan berhubungan intim.

Baca: Bayi Imut yang Terbungkus Plastik Ternyata Berkelamin Lelaki, Saat Ditemukan di Kebun Tidak Menangis

Baca: Bayi yang Ditemukan di Kebun Terbungkus Plastik Ditangani Unit PPA Polres Tanahlaut

Kemudian ia diminta untuk menikah dengan pria pilihan ibunya yang merupakan pria lain. Setelah sempat berkumpul satu rumah dengan suami pilihan ibunya selama sekitar 35 hari, FR ditinggalkan hingga kini.

Saat ini FR masih diamankan di Polsek Bati-Bati untuk terus dimintai keterangan. Sementara bayi FR yang sudah diberi nama Muhammad Tri Ramadhan dirawat di RSUD Hadji Boejasin Pelaihari.

"Masih kita amankan selanjutnya masih kita koordinasikan dengan pimpinan untuk tindaklanjut ibu bayi," ujar Iptu Sulaiman.
(Banjarmasinpost.co.id/Milna) 

Penulis: Milna Sari
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved