Breaking News:

Dana BOS

Terlanjur Berutang Kue untuk Para Guru, Kepala SDN Bingung Membayar Sejak Keluar Juknis Dana BOS

Dalam Juknis disebutkan dana BOS dilarang digunakan untuk biaya makan dan minum harian di sekolah.

Editor: Eka Dinayanti
BPost Cetak
BPost edisi cetak Rabu (8/5/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sebuah sekolah dasar di Banjarbaru terbelit utang kepada sebuah pengusaha kue.

Ini buntut dari terbitnya Petunjuk Teknis (juknis) Nomor 3 Tahun 2019 tentang Penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari Kementerian Pendidikan pada Maret lalu.

Dalam Juknis disebutkan dana BOS dilarang digunakan untuk biaya makan dan minum harian di sekolah.

"Kami telanjur berutang untuk konsumsi harian para guru. Bingung kami, bagaimana sekolah membayarnya,” kata seorang kepala sekolah yang minta nama serta sekolahnya tidak disebutkan, kemarin.

Begitu tahu ada pelarangan, dia langsung menyetop makan dan minum.

Baca: Hasil UTBK SBMPTN Gelombang I Sudah Bisa Diakses, Klik Link pengumuman-utbk.ltmpt.ac.id

Baca: Fotonya Sempat Beredar di Medsos, Pria yang Merampok Ibu Hamil Ini Akhirnya Ditangkap Polsek Kurau

Baca: Nasib Karier Nyanyi Krisdayanti Seusai Lolos DPR RI Diungkap Maia Estianty, Ibu Aurel Sebut Darah

"Akhirnya guru-guru bawa bekal sendiri. Untuk air minum galon rencana mau iuran tiap bulan saja," ujarnya.

Dia pun menceritakan tiga bulan lalu pihak sekolah memesan kue dan minuman kepada pengusaha tersebut.

"Kami berlangganan. Jadi sudah duluan beli. Kalau dana BOS cair baru dibayar. Ini belum tahu lagi cara bayar kue yang sudah kami makan. Terpaksa nanti ditanggung semua guru," ujarnya.

Menurutnya, masalah ini tengah dibicarakan di Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru.

"Mudahan ada solusi," cetusnya.

Mengenai kemungkinan minta bantuan komite, dia tidak enak membebani komite karena tidak semua orangtua siswa mampu dan mau.

"Tidak boleh mungut ke komite. Tidak semua mampu. Tidak tega saya. Masa untuk makan minum guru dibebankan ke mereka," katanya.

Terpisah, Kepala SDN 3 Landasan Ulin Timur Lisda Nadia juga mengatakan tak lagi menggunakan dana BOS untuk konsumsi guru.

"Makan minum telah ditiadakan,” ujarnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved