Berita Batola

Akses Banjarmasin-Tanjung Bisa Lewat Marabahan

PUPR Kabupaten Batola, melihat jalan dari Banjarmasin ke Marabahan, kondisinya melebar dan menyempit (lebarnya tak merata).

Akses Banjarmasin-Tanjung Bisa Lewat Marabahan
capture/banjarmasin post
Harian Banjarmasin Post Edisi Kamis, 9 Mei 2019, Halaman 9 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Batola, melihat jalan dari Banjarmasin ke Marabahan, kondisinya melebar dan menyempit (lebarnya tak merata).

Kondisi melebar menyempit dari Banjarmasin-Marabahan ini saat ini menjadi perhatian dari Dinas PUPR Batola.

“Iya kita melihat kondisi jalan Banjarmasin-Marabahan itu melebar-menyempit,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Batola, Saberi Thannor, Rabu (8/5).

Menurut Saberi, dari Jalan Trans Kalimantan Handil Bakti Alalak sampai Simpang Serapat Batola itu masuk wilayah jalan nasional. Sementara dari Simpang Serapat sampai Marabahan itu merupakan kewenangan jalan provinsi.

“Kita menyadari dana dari pemerintah pusat dan pemprov Kalsel itu terbatas sehingga kita maklum kondisi melebar menyempit jalan dari Banjarmasin-Marabahan,” katanya.

Baca: ULM Buka Seleksi Gelombang II, Peserta UTBK Gelombang Pertama Sudah Bisa Lihat Hasil

Baca: Masih Belia Sudah Ukir Prestasi Tingkat Nasional, Remaja Asal Kapuas Ini Juga Jago Ciptakan Lagu

Ditambahkannya, pada 2018 silam, kawasan jalan arah Batola mendapatkan program pelebaran jalan dari Provinsi Kalsel sekitar 5 kilometer dan jalan nasional tidak dikerjakan. Nah, tahun ini pelebaran jalan nasional di wilayah Kabupaten Batola dikerjakan.

“Pada 2017 silam, pelebaran jalan di muka stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Alalak Batola,” katanya.
Menurutnya, informasi terakhir Pemprov Kalsel akan melebarkan jalan dari Simpang Serapat ke Marabahan dengan perincian lebar jalan 7 meter dan bahu jalan kiri kanan masing–masing 2 meter. Untungnya, pembebasan jalan dari Simpang Serapat ke Marabahan sudah tuntas dilakukan.

“Jika ada lahan yang belum bebas, paling satu dua bangunan saja karena lahan pelebaran jalan belum juga dikerjakan,” katanya.

Ditambahkan Saberi, ada informasi juga dari Marabahan ke Margasari Rantau Tapin akan dibangun satu buah jembatan yang membelah sungai sekitar 40 meter. Jika jembatan tersebut selesai, maka warga dari Banjarmasin ke Tanjung akan memilih melewati Marabahan.

“Nanti sebutan Marabahan kota mati akan terkikis dengan akses jalan ke Margasari Rantau ini,” katanya.

Baca: Peraih UNBK Tertinggi SMKN se-Kalsel Ardian Dwi Saputra Tabung Hadiah untuk Biaya Kuliah

Baca: Marshella Gemetar Raih Nilai Tertinggi, Hasil UNBK Kalsel Diumumkan Serampak Senin (13/5/2019)

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved