Liga Champiosn

Hasil Liga Champions, Liverpool vs Barcelona, Lebih Hebat dari Keajaiban Istanbul, Skor 4-0

Tertinggal 0-3 dari Barcelona pada leg pertama semifinal di Camp Nou, dengan luar biasa kemarin skuat asuhan Juergen Klopp memukul balik 4-0.

Hasil Liga Champions, Liverpool vs Barcelona, Lebih Hebat dari Keajaiban Istanbul, Skor 4-0
capture/BPost Edisi cetak
Banjarmasin Post Edisi Kamis, 9 Mei 2019, Halaman 1 

BANJARMASINPOST.CO.ID, LIVERPOOL - kini punya rujukan baru untuk comeback yang luar biasa. Biasanya, yang kerap dipakai rujukan adalah saat The Kop memukul balik AC Milan setelah sempat tertinggal 0-3 di babak pertama pada final Liga Champions di Stadion Ataturk, Istanbul, Turki 2005.

Keajaiban di Istanbul, demikian tajuk yang sering dikemukakan untuk mengingat kehebatan perjuangan Steven Gerrard cs saat akhirnya bisa menyamakan kedudukan 3-3, dan menang via adu penalti 6-5.

Comeback lebih dahsyat terjadi di Stadion Anfield, kemarin. Tertinggal 0-3 dari Barcelona pada leg pertama semifinal di Camp Nou, dengan luar biasa kemarin skuat asuhan Juergen Klopp memukul balik 4-0, untuk lolos ke babak final Liga Champions.

Comeback dahsyat karena dilakukan tanpa Roberto Firmino, dan Mohamad Salah yang cedera. Plus, pada babak kedua mereka tanpa bek kanan terbaik, Andrew Robertson yang juga cedera.

Baca: Liverpool vs Tottenham di Final : Hasil Ajax vs Tottenham Semifinal Liga Champions: Skor Akhir 2-3

Keajaiban Liverpool dimulai dari gol cepat Divock Origi di menit ke- 7. Babak kedua, dalam durati dua menit, menit ke-54, dan 56, pemain pengganti Gerinio Wijnaldum mengemas dua gol untuk membikin skor agregat imbang 3-3.

Dan momen penentu Liverpool terjadi sebelas menit sebelum laga berakhir. Dari aksi tipuan tendangan sudut Trent Alexander-Arnold, bola disambar Divock Origi untuk memastikan kemenangan Barcelona 4-0. Kemenangan fantastis yang menjungkir-balikkan semua prediksi.

Dalam tulisannya di laman Daily Mail, Martin Samuel menulis, apa yang terjadi di Anfield memang lebih dahsyat dari di Istambul 14 tahun lalu. Kenapa?

Karena, tulisnya, Barcelona saat ini jauh lebih baik dari AC Milan saat itu. Lionel Messi jauh lebih berbahaya dari Kaka. Dan Liverpool saat ini pun jauh lebih hebat dari Liverpool ketika.

Yang tak kalah penting, tulisnya, keajaiban kali ini terasa lebih megah, dan berarti karena terjadi di kandang sendiri, stadion Anfield.

Usai laga, pasukan Liverpool bersama Juergen Klopp, dan para staf berbaris menghadap ke kerumunan penonton, sembari saling melingkarkan lengan di pundak. Mereka ramai-ramai menyanyikan lagu kebangsaan The Kop "You'll Never Walk Alone."

Baca: Cuplikan Gol & Hasil Ajax vs Tottenham di Semifinal Liga Champions, Skor 2-2 untuk Sementara

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved