Berita HSS

Kepala Disdukcapil HSS Sebut Sebanyak 32.099 Anak di HSS Miliki Kartu Identitas Anak

Program pembuatan Kartu Identitas ANak (KIA) di Kabupaten Hulu Sungai Selatan telah rampung hampir 50 persen.

Kepala Disdukcapil HSS Sebut Sebanyak 32.099 Anak di HSS Miliki Kartu Identitas Anak
banjarmasinpost.co.id/hanani
Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil Hairin Fahmi menunjukkan contoh Kartu KIA yang diterbutkan DIsdukcapil, Kamis (9/5/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Program pembuatan Kartu Identitas ANak (KIA) di Kabupaten Hulu Sungai Selatan telah rampung hampir 50 persen.

Sejak ditetapkan sebagai proyek percontohan diberlakukannya KIA, 2016 lalu hingga April 2019, DInas kependudukan dan Catatan Sipil HSS  telah menerbitkan 32.099 lembar KIA untuk anak-anak HSS.

Adapun total anak yang wajib KIA dari usia 0-16 tahun, tercatat hingga kini 65.600 anak. Untuk penerbitan KIA sendiri, masih dilakukan secara manual.

Menurut Kepala Bidang Pelayanan Catatan Sipil DIsdukcapil HSS Hairin Fahmi, pendataan anak selama ini, dibantu para guru melalui sekolah-sekolah TK SD hingga SMP. Program KIA sendiri mulai diberlakukan tahun 2019 ini secara nasional, namun mulai dilaksanakan 2016 di beberapa daerah percontohan, termasuk HSS.

Baca: Alokasikan Rp 80 miliar untuk Kehutanan, Kadishut Kalsel Sebut Konsepnya Harus Ada Nilai Ekonomis

Baca: Bila Agustus 2019 Dana Ganti Rugi Tak Cair, Ini Ancaman Warga Pemilik Lahan Bendungan Tapin

Baca: Air Sungai Amandit Diduga Tercemar Penambangan, Pemkab HSS Segera Bentuk Tim Penanganan

Selain itu, peran orang tua, dalam hal ini ibu yang melahirkannya selain  mengurus akta lahir, juga mengurus KIA diharapkan lebih aktif datang ke Disdukcapil. Penrbitan KTP anak tersebut mengacu pada Perendagri Nomor 2 Tahun 2016 tentang KIA.  KIA selanjutnya bakal menjadi identitas resmi anak sebagai bukti diri anak yang usianya kurang dari 17 tahun.

Hairin menyatakan, KIA diterbitkan dengan tujuan untuk meningkatkan pendataan, perlindungan dan pelayan publik, selain upaya pemerintah memberi perlindungan hak konstitusional warga negara Indonesia serta mempermudah anak mendapat pelayanan publik.

Dengan terdatanya 32.099 anak di HSS memiliki KIA, tersisa 33.501 orang lagi yangharus dituntaskan. Data tersebut, jelas Hairin bakal terus berubah seiring terjdinya kelahiran maupun kematian anak. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved