Berita Kotabaru

Pemkab Kotabaru Akhirnya Proseskan Tunjangan Dokter Sesuai Tuntutan IDI Kotabaru

IDI Cabang Kotabaru, setelah sempat 7 bulan tunjangan lambat dibayar, kini kembali terjadi dan dua bulan kembali lambat dikeluarkan Dinkes Kotabaru.

Pemkab Kotabaru Akhirnya Proseskan Tunjangan Dokter Sesuai Tuntutan IDI Kotabaru
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Asisten dan Kadinkea Kotabaru 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kotabaru melakukan aksi setop memberikan pelayanan nonkegawatan daruratan di rumah sakit dan puskesmas sejak Senin (6/5/2019), menyusul terlambatnya pembayaran tunjungan para dokter di Kotabaru.

Menindaklanjuti tersebut, aksi IDI selama 3 hari sebelumnya sejak Senin (6/5/19), membuat Sekretaris Daerah kesal terhadap Dinas Kesehatan dan IDI Kotabaru.

Sebab, semuanya berjalan tanpa koordinasi dengan Sekda atau Bupati Kotabaru. Sehingga pada Kamis (9/5/19) melakukan rapat pertemuan antara IDI, Dinkes, BPKAD, BKKPD, BPJS dan asisten dan staf Ahli Bupati.

Sekretaris Daerah Kotabaru H Said Akhmad sempat membuka rapat dan selanjutnya dipimpin Asisten Perekonomian dan Kesra Kotabaru, Rairajuni. Usai pertemuan semuanya sudah ada kesepakatan dari tuntutan IDI Cabang Kotabaru.

Baca: Ramalan Zodiak Besok Jumat 10 Mei 2019, Nasib Baik Pisces & Aquarius, Taurus Masih Belum Beruntung

Baca: SESAAT LAGI Waktu Berbuka! Jadwal Buka Puasa 4 Ramadhan 1440 H/9 Mei 2019 Jakarta dan Kota Lainnya

Pasalnya, Ketua IDI Cabang Kotabaru dr Muhammad Amin, mengeluarkan surat perintah kepada anggotanya.

Surat perintah tersebut adalah memerintahkan kepada seluruh anggota IDI yang bekerja di Puskesmas di seluruh wilayah Kabupaten Kotabaru untuk tidak melaksanakan pelayanan bukan- kegawatdaruratan di Puskesmas tempat bekerja.

Selain itu, tetap melaksanakan pelayanan kegawatdaruratan. Perintah lainnya adalah menunda penerbitan surat rekomendasi pembuatan sip untuk pekerja bekerja di Puskesmas di seluruh wilayah Kabupaten Kotabaru.

Surat perintah tersebut dikeluarkan Ketua IDI Cabang Kotabaru, Muhammad Amin. Sebelumnya, sempat ada tunggakan tunjangan sejak September 2018 hingga Maret 2019. Baru dibayarkan pada April lalu hingga Februari 2019.

Baca: Geger Temuan Benda Diduga Granat di Samping Rumah Desa Bahadangan Banjang HSU

Kali ini terjadi lagi, yang seharusnya dibayar tiap bulan. Saat ini, belum diselesaikannya tunggakan pembayaran tunjangan tersisa bulan Maret dan April

Dari hasil pertemuan di ruang Asisten 2 tersebut, Ketua IDI Kotabaru Muhammad Amin mengatakan sudah ada kesepakatan untuk dokter yang bekerja di Puskesmas di seluruh wilayah Kabupaten Kotabaru.

"Surat peruntah kita masih berlaku sampai dibayarkannya. Minggu depan mudah-mudahan cepat selesai, sudah dijanjikan sekitar Minggu depan sudah selesai, tapi maaf kami sudah sering dijanjikan makanya kami tidak mencabut tuntutan, kita tunggu saja. Poin pertama tetap kami laksanakan sampai sampi dibayarkan, " katanya.

Sementara itu, Asisten Bindang Perekonomian dan Kesejahteraan Masyarakat Pemkab Kotabaru Rairajuni didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru Akhmad Rivai, mengatakan semuanya sudah selesai dan sudah da kesepakatan bersama.

Baca: Kriss Hatta Ungkit Kisah Hidup Bersama Hilda Vitria Selama 2 Tahun, Ada Sindir Billy Syahputra?

Dia juga menyebutkan, pembayaran tunjangan akan segera diselesaikan sehari dua hri ini akn diproses. Man aki tidak mudah karena akan ada perubahan di instansi terkait agar ini diselesaikn dengan cepat.

"Bulan Mei ini juga akan diselesaikan secepatnya. Selanjutnya di bulan Juni berikutnya akan rutin dibayarkan tiap bulannya sehingga tidak seperti ini lagi, " katanya.

Sebelumnya, dikrenakan absen dari Puskesmas baru kemudian di amprah. Namun mulai sekarang ini tidak ada lgi seperti itu dan ini semuanya sudah mulai diproseskan semuanya.

"Artinya setiap akhir bulan kedepannya akan akan diproseskan sehingga tidak terjdi hal seperti ini lagi, " katanya. (Banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved