Setelah Eggi Sudjana, Ustadz Haikal Hassan Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Hoax & Ujaran Kebencian

Setelah Eggi Sudjana, Ustadz Haikal Hassan dikabarkan dilaporkan ke polisi atas dugaan hoax dan ujaran kebencian.

Setelah Eggi Sudjana, Ustadz Haikal Hassan Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Hoax & Ujaran Kebencian
twitter @haikal_hassan
Ustadz Haikal Hassan 

Menurut Eggi, kasus yang menimpa Rizieq Shihab dengan Firza Husein bisa dihentikan alias SP3 dari segi hukum.

Selain itu, ia juga pernah menjadi pengacara bos First Travel, Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan terkait kasus penipuan berkedok travel umrah.

Namun, Eggi mundur karena kecewa dengan sikap kliennya yang enggan mengungkapkan di mana dana yang dikumpulkan dari jemaah, bahkan kepada Eggi selaku pengacaranya sendiri.

3. Pernah mengikuti Pilkada Jawa Barat dan Jawa Timur

Rupanya, Eggi Sudjana telah dua kali mengikuti pemilihan kepala daerah.

Pada 2013, Eggi Sudjana pernah mencalonkan diri sebagai bakal calon gubernur Jawa Barat pada Pemilihan umum Gubernur Jawa Barat 2013.

Sayangnya, usahanya kandas ketika mengikuti verifikasi di KPU Jawa Barat.

Pada 2013, ia kembali mencalonkan kembali dirinya sebagai calon kepala daerah.

Kali ini pada Pemilihan umum Gubernur Jawa Timur 2013 dan lolos sebagai calon gubernur Jawa Timur 2013-2018.

Saat Pilkada Jatim, Eggi Sudjana menggandeng Muhammad Sihat melalui jalur independen alias calon perseorangan.

Lagi-lagi, Eggi kalah dan mendapatkan suara terkecil dibanding empat kandidat lainnya, yaitu sebanyak 422.932 alias 2,44 persen.

4. Pernah disebut dalam daftar nama penyandang dana makar

Tuduhan melakukan makar tak hanya sekali menimpa Eggi Sudjana.

Pada 2016, nama Eggi Sudjana masuk dalam bagan daftar donatur kelompok orang yang diduga melakukan makar terkait unjuk rasa 212.

Dalam gambar tersebut, Eggi disebut sebagai anggota dari Gerakan Oposisi Nasional (Gonas).

Selain Eggi, dalam gambar tersebut juga mencantumkan tokoh seperti Tommy Soeharto, Said Iqbal, Munarman, Rizieq Sihab, Ratna Sarumpaet, Ahmad Dhani, Rachmawati Soekarno Putri.

Juga ada nama Bachtiar Nasir, Muhsin Alatas, Sri Bintang Pamungkas, Eko Suryo, Kivlan Zein, Adityawarman, Budi Sujana, Habiburahman, Baris Silitonga, Dahlia Zein, Rusdi dan Firza Husein.

Tuduhan ini membuat Eggi Sudjana kesal karena merasa nama baiknya tercemar.

5. Inisiasi demo ke KPU dan Bawaslu hari ini
Gambar bagan berisi foto sejumlah tokoh yang beredar di media sosial.
Gambar bagan berisi foto sejumlah tokoh yang beredar di media sosial. (Warta Kota/Bintang Pradewo)

Eggi Sudjana juga menjadi inisiator dalam demo yang melibatkan massa dari Gabungan Elemen Rakyat untuk Keadilan dan Kebenaran (GERAK).

Rencananya, demo ini akan digelar di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bwaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kamis (9/5/2019) hari ini pukul 13.00 WIB.

Selain Eggi, mantan Kepala Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat, Mayjen TNI (purn) Kivlan Zen juga menginisiasi demo ini.

"Kami kumpul dulu di Lapangan Banteng jam 13.00 WIB. (Aksi unjuk rasa) digelar bersamaan."

"Jadi, ada yang (menggelar aksi) di KPU dan Bawaslu," kata Eggi dikutip Tribunnews.com dari Kompas.com, Rabu (8/5/2019).

Tujuan unjuk rasa itu, menuntut penyelenggara pemilu mendiskualifikasi pasangan calon nomor 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Siapa pun yang menghalangi kita lawan," kata Kivlan Zen dalam sebuah konferensi pers di Jalan Tebet Timur Dalam, Jakarta, Minggu (5/5/2019).

Selain itu, juga menuntut KPU dan Bawaslu membongkar tindakan kecurangan pada penghitungan suara pada Pilpres 2019.

"(Tuntutannya) dibongkar kecurangannya, itu yang kami perjuangkan. Kecurangannya itu sudah masif, terstruktur, dan sistematis," ujarnya.

6. Pernah deklarasikan partai baru

Eggi Sudjana pernah mendeklarasikan partai baru yaitu Partai Pemersatu Bangsa (PPB) pada 2015.

Dalam partai itu, Eggi Sudjana menjadi ketua.

Partai ini didirikan pada 18 Juli 2001.

Sayangnya, PBB tidak lolos verifikasi sehingga tidak dapat menjadi peserta pemilihan umum legislatif 2004, 2009, 2014 maupun 2019.

Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Ustadz Haikal Hassan Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Diduga Karena Hoaks dan Ujaran Kebencian

Editor: Murhan
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved