Breaking News:

Berita Banjarmasin

Kisah Pemuda Banjar Berdiplomasi di Jepang, Khairi Awali Bercerita Doraemon

Dia adalah Khairi Fuady. Usianya masih muda, kini baru 26 tahun namun sepak terjangnya dalam urusan publik speaking sudah go internasional.

Penulis: Nia Kurniawan | Editor: Hari Widodo
istimewa
Khairi Puady delegasi Kemenpora RI Dalam forum Jenesys-Timor Leste 2019 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Mampu bicara lancar depan audien, itu tidak mudah. Senang rasanya bila kita berbicara pendengar menyimak dengan serius. Perasaan bangga muncul saat kita selesai bicara audien langsung tepuk tangan meriah.

Kemampuan berbicara ini perlu kita pelajari dan latih. Ada sosok dari Kalsel yang bisa jadi panutan. Dia adalah Khairi Fuady. Usianya masih muda, kini baru 26 tahun namun sepak terjangnya dalam urusan publik speaking sudah go internasional.

Bujangan lulusan sarjana Hubungan Internasional UIN Jakarta ini beberapa waktu lalu jadi seorang delegasi Kemenpora RI Dalam forum Jenesys-Timor Leste 2019.

Dia menarik perhatian mahasiswa dari negara - negara Asean dan Timor Leste di Jepang. Pemuda kelahiran Banjarmasin ini bahkan mendapat kesempatan memberikan opening speech di Kibi International University Okayama, Jepang saat itu.

Baca: Diamuk si Jago Merah, Satu Rumah Jadi Arang di Desa Sriwidadi Mantangai Kapuas

Baca: Kartika Putri Pilih Tetap Puasa di Ramadhan 1440 H Meski Hamil, Berikut Makanan Aman Bagi Bumil

Baca: Kekesalan Muzdalifah Sampai Sebut Sang Penggoda Karena Instagram Fadel Islami

Pada paparan yang dia sampaikan dengan singkat sekitar 2 menit 56 detik justru malah bercerita tentang pengalaman masa kecil, masa kecil dia yang dipenuhi dengan anime atau serial kartun film dari Jepang. Diantaranya Doraemon, Samurai X dan captain Tsubasa.

"When i was a child , i watched a film it'a name is Doraemon. The actors are Nobita , Suzuka, Giant and Suneo," Katanya saat itu.

Uniknya, apa yang disampaikannya itu malah membuat seluruh audien langsung 'ngeh' alias paham maksud yang disampaikannya, lalu disambut riuh dengan tawa dan tepuk tangan.

Apa yang disampaikan warga Bumi mas raya komplek bumi jaya Banjarmasin ini ternyata seakan-akan membawa pendengar pada pengalaman masa kecil yang sama karena hampir seluruh peserta konferensi tahu serial anime Doraemon, dia juga melanjutkan dengan cerita samurai X yang berkisah tentang tradisi bushido ala Jepang, juga captain Tsubasa.

Kisah sederhana tersebut mendapat respon antusias dan apresiasi positif dari para delegasi ASEAN dan juga tuan rumah dari Jepang sendiri, mereka berterima kasih atas konten sambutan yang menarik dan membawa pada suasana nostalgia masa kecil.

"Kesana diutus sebagai delegasi oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga. Kesannya Alhamdulillah himung kawa badapatan dingsanak dari macam-macam negara, menikmati peran sebagai "Delegate and World Citizen (Warga Dunia). Sekat sekat (border) antar negara itu rasanya cuma sekedar batas teritori aja. Selebihnya ya kita adalah warga dunia,"ucap dia yang saat ini tengah S2 di universutas paramadina jakarta jurusan ilmu hubungan internasional ini.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved