Oase Ramadan

Memuasakan Mata

Rasulullah saw menyambut puasa Ramadan dua bulan sebelumnya dengan doa

Memuasakan Mata
capture/banjarmasin post
KH Cholil Nafis LC (Oase Ramadhan) 

Ia mengatakan: “Di antara macam sabar yang paling berat adalah sabar untuk meninggalkan maksiat yang telah menyatu dengan tradisi dan adat istiadat manusia. Sebab ketika sesuatu telah menjadi tradisi terasa dalam diri insan sesuatu yang biasa dan tak merasalah bersalah sehingga tak pernah ada niat untuk melakukan perbaikan. Sehingga sulit bertobat dan melakukan perbaikan diri.

Dilipatgandakan

Puasa yang menggapai takwa bukan hanya sekadar meningalkan makan, minum, dan hubungan intim suami dengan istri di siang hari yang bersifat fisikis dan konsumtif. Namun juga puasa seluruh organ tubuh dari perbuatan maksiat yang dilarang oleh Allah SWT seraya bersabar untuk taat kepada Allah SWT.

Bahkan akan dapat menggapai derajat puasa yang paling sempurna manakala hatinya juga berpuasa dari mengingat dan fokus kepada harta benda, jabatan, dan hingar bingar dunia sehingga hati orang yang berpuasa selalu zikir kepada Allah SWT.

Baca: Ramadhan 1440 H, Enda Ungu dan Putrinya, Zara Leola Rilis Lagu Religi, Lagi-lagi Terkendala Bahasa

Karenanya, puasa di bulan Ramadan menjadi sangat istimewa. Semua kebaikan dilipatgandakan sepuluh kali lipat, tujuh ratus kali lipat sampai tak terbatas, pintu neraka ditutup dan pintu surga dibuka sebab di saat orang muslim berpuasa telah meninggalkan syahwat duniawi semata-mata karena Allah SWT.

Selamat menunaikan ibadah puasa untuk melatih diri menuju insan yang sempurna guna menggapai ridha ilahi rabi. Semoga dapat menjalankan ibadah puasa secara baik, menggapai lailatul qadar dan kembali kepada kefitrian manusia sehingga iman bertambah dan dapat meningkatkan kualitas hidup di bulan Ramadan dan di bulan-bulan berikutnya seusai Idul Fitri. Amin ya Rab.

Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved