Berita Internasional

Perbaiki Hubungan Kedua Negara, Korut Pernah Minta AS Kirim Pebasket Terkenal

Korea Utara disebut pernah meminta kepada Amerika Serikat untuk menyertakan pemain bola basket terkenal sebagai bagian kontingen AS jelang pertemuan

Perbaiki Hubungan Kedua Negara, Korut Pernah Minta AS Kirim Pebasket Terkenal
AFP PHOTO
Dennis Rodman bersama dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, WASHINGTON - Korea Utara disebut pernah meminta kepada Amerika Serikat untuk menyertakan pemain bola basket terkenal sebagai bagian kontingen AS jelang pertemuan kedua Presiden Donald Trump dengan Kim Jong Un.

Permintaan tersebut sebagai bagian dari proposal pertukaran kebudayaan dan kesenian yang diajukan Korea Utara untuk menormalkan hubungan kedua negara, demikian disampaikan sumber dari pejabat AS.

"Permintaan itu dibuat secara tertulis, sebagai bagian dari pertukaran budaya antara kedua negara, dan pada satu titik, Korea Utara bersikeras agar hal itu dimasukkan dalam pernyataan bersama tentang denuklirisasi," kata pejabat AS.

Ditambahkan sumber, Korea Utara juga membuat permintaan untuk dilakukannya pertukaran orkestra antara kedua negara.

"Meskipun kami tidak mencapau kesepakatan dengan DPRK di Hanoi, kami telah bertukar posisi terperinci dan mempersempit kesenjangan pada sejumlah isu," pejabat dari Departemen Luar Negeri AS, kepada ABC News, dalam sebuah pernyataan.

Pejabat itu menolak berkomentar terkait pembicaraan yang sedang berlangsung antara kedua negara, terlebih setelah Pyongyang kembali meluncurkan roket, dua kali dalam sepekan, setelah terakhir kali melakukannya pada 2017.

Baca: UPDATE Hingga Jumat, Petugas Pemilu yang Meninggal Dunia Jadi 469 Orang, Segini Jumlah Santunannya

Baca: Menu Sahur Sederhana Berbahan Tahu untuk Puasa Ramadhan 1440 H, Mudah, Cepat & Cocok untuk Keluarga

Baca: Jadwal Persebaya Surabaya Vs Persela Lamongan Ujicoba Jelang Persebaya vs Madura United Liga 1 2019

Pada Jumat (9/5/2019), Korea Utara kembali menembakkan roket jarak pendek. Hal itu dilihat sebagai tindakan provokasi sejak pertemuan yang gagal di Hanoi.

Peluncuran roket tersebut juga dilakukan bertepatan dengan agenda kunjungan utusan khusus AS untuk Korea Utara, Stephen Beguin, ke Korea Selatan, guna membahas cara kembali ke perundingan denuklirisasi dengan Pyongyang.

Diplomasi bola basket telah sempat muncul di masa lalu untuk mengatasi hambatan yang ada antara AS dengan Kim Jong Un, yang diketahui merupakan penggemar cabang olahraga tersebut.

Bahkan saat masih bersekolah di Swiss, Kim Jong Un diketahui senang bermain basket dan kerap mengenakan kaus Chicago Bulls dan sepatu Nike.

Kim Jong Un juga diketahui menjalin persahabatan dengan pebasket profesional NBA, Dennis Rodman. Mantan pemain Chicago Bulls itu bahkan telah beberapa kali mengunjungi Pyongyang dan bertemu langsung dengan Kim Jong Un.

Mantan Duta Besar AS untuk PBB, Bill Richardson, yang pernah terlibat negosiasi dengan Korea Utara pada 1990-an, mengakui jika pertukaran budaya dan kesenian sempat menjadi pembahasan.

"Dia (Kim Jong Un) sangat mirip dengan ayahnya (Kim Jong Il). Dia sangat senang dengan olahraga basket dan senang dengan pertukaran budaya," ujarnya dikutip ABC News.

Berita Ini Juga Ada di KOMPAS.COM

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved