Berita Kotabaru

Polres Kotabaru Bakal Denda Maksimal Pebalap Liar, Motorpun Bakal Ditahan Lama

jajaran Polres Kotabaru melalui Satlantasnya tak ada ampun bagi pengendara balap liar di wilayah hukumnya.

Polres Kotabaru Bakal Denda Maksimal Pebalap Liar, Motorpun Bakal Ditahan Lama
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Kasatlantas Polres Kotabaru AKP Lendra Ambarsari SIK memperlihatkan razia motor pebalap liar 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Jajaran Polres Kotabaru melalui Satlantasnya bakal tak ada ampun bagi pengendara balap liar di wilayah hukumnya.

Polda Kalsel dan Polres Kotabaru memberikan attensi kepada pengendara atau balap liar di Kotabaru. Bila kedapatan, mereka akan dikenakan denda maksimal dan sepeda motornya akan ditahan selama berbulan-bulan.

Saat ini, Satlantas Polres Kotabaru sudah mengamankan 7 unit sepeda motor yang digunakan untuk balap liar, kini semuanya dirantai di Mapolres Kotabaru. Kendaraan itu diamankan selama memasuki Ramadan tersebut.

Terpantau, jenis sepeda motor yang digunakan rata-rata dipreteli dan dimodif tak jelas dan menggunakan knalpot tak standar. Adapun jenis sepeda motornya di antaranya Yamaha MX, Mio, hingga Honda Scoopy yang kini sudah dipasangi rantai.

Baca: Mulan Jameela Ungkap Ketakutan Ahmad Dhani Hingga Ragukan Kesetiannya?

Baca: Respons Positif Para Kepala Sekolah Penggunaan Absen Pemindai Jari

Baca: Pemindai Jari Terkoneksi Langung ke Kementerian, Sanksi bagi Guru yang Tidak Disiplin

Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto SIK MH melalui Kasat Lantasnya AKP Lendra Ambarsari SIK, Jumat (10/5/19) mengatakan tidak ada ampun bagi mereka yang balap liar.

Terutama dari kelengakapan surat menyuratnya. Dari 7 unit sepeda motor itu banyak yang tidak lengkap di antaranya spion, knalpot nyaring, ban ganti jadi kecil, body di pretelin, hingga stang motor diganti.

"Kami tidak akan berikan ampun bagi pebalap liar, mereka akan kami tegasi dengan tindakan tilang dan akan memberikan denda yang maksimal, " kata polwan ini.

Dia juga menyebutkan, setiap pelanggaran yang akan dikenakan denda maksimal. Misalnya saja, tidak ada spion, knalpot tidak standar, tidak ada surat menyurat dan tidak memiliki SIM, maka masing-masing pelanggaran dikenakan denda maksimal.

AKP Lendar menyebutkan, pelanggar Balapan liar dengan pasal 297 jo 115 (b) denda mak Rp 3.000.000, Kecepatan pasal 287 (5) jo 106 (4) denda mak Rp 500.000, Kelengkapan pasal 285 (1)jo 106 (3) denda maksimal Rp 250.000.

Baca: Absen Pemindai Jari Mulai Diberlakukan untuk Guru SD dan SMP, Peringatan untuk Pemilik Sertifikasi

Baca: Satgas Pangan Tanbu Sidak Pasar, Temukan Bawang, Cabai Merah Alami Kenaikan Harga

"Jadi Balap Liar ini tak kan kami berikan ampun. Bila tidak ingin berurusan dengan polisi lalu lintas, maka jangan cari masalah dan tertib berlalu lintas. Apalagi, balap liar ini berpotensi menimbulkan kecelakaan dan membahayakan pengendara lainnya, " katanya.

Waka Polres Kotabaru Kompol Arief Prasetya SIK juga menambahkan, bagi kendaraan balap liar, sepeda motornya akan ditahan selama dua bulan. Setelah itu baru kemudian disidangkan.
"Balap liar ini meresahkan masyarakat dan mengganggu bahkan membahayakan bagi diri sendiri dan orang lain. Makanya balap liar ini harus ditindak tegas, " katanya. (Banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved