Absen Pemindai Jari

Respons Positif Para Kepala Sekolah Penggunaan Absen Pemindai Jari

Kepala SMPN 2 Banjarmasin, Satoli, menyatakan untuk fingerprint, pihaknya sudah uji coba sejak bulan Maret 2019 dan sudah jalan.

Respons Positif Para Kepala Sekolah Penggunaan Absen Pemindai Jari
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Jumat (10/5/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kepala SMPN 2 Banjarmasin, Satoli, menyatakan untuk fingerprint, pihaknya sudah uji coba sejak bulan Maret 2019 dan sudah jalan.

Memang masih ada saja guru yang pro dan kontra.

Namun, sambung Satolo, mereka sebagai bawahan dan sebagai PNS harus patuh pada aturan atasan,

Dirinya sangat setuju sekali dengan sistem fingerprint ini untuk mendisiplinkan PNS serta mendata kehadiran PNS.

“Apalagi ada hubungan dengan dapodik,” katanya.

Kepala SDN Pasar Lama 3, M Noor juga menyambut baik dengan adanya penerapan fingerprint pada 15 Juli ini.

Baca: Dikabarkan untuk Caleg Stres, Begini Fakta Penghuni Ruang Tenang di Rumah Sakit Ini

Baca: Absen Pemindai Jari Mulai Diberlakukan untuk Guru SD dan SMP, Peringatan untuk Pemilik Sertifikasi

Baca: Syahrini Pamerkan Sudut Apartemen Mewah Reino Barack Bisa Lakukan Kebiasaan Orang Jepang

Baca: Janji Luna Maya Untuk Sang Mantan Reino Barack, Suami Syahrini Akhirnya Tak Dipenuhi

Namun pemberlakuan fingerprint ini apakah sama dengan struktural lima hari kerja

“Soalnya Sabtu tidak pakai fingerprint. Kalau sama berarti sekolah harus fullday sampai jam 15.30 Wita,” katanya.

Lalu Kepala SMPN 9 Banjarmasin Pahri, menyambut baik pemberlakuan fingerprint pada tahun ajaran baru ini.

Namun di SMPN 9 sudah lama memberlakukannya.

Untuk absen fingerprint hadir guru paling lambat jam 07.30 Wita dan pulang pukul 14.30 Wita.

“Jadi sekolah kami hal fingerprint itu bukan hal yang baru,” katanya.

Kepala SDN Sungai Andai, H Safriadi SA, menyatakan saat ini di beberapa SD di kota ini sudah ada yang menggunakan fingerprint, termasuk sekolahnya.

Untuk saat ini,fingerprint sangat membantu untuk pemantauan para guru serta bisa meningkatkan kinerja disiplin guru.

“Harapannya segera koordinasikan fingerprint yang konek dengan dapodik di kementrian. Di sekolah sudah ada menganggarkan untuk pembelian fingerprint,” katanya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved