Serambi Mekkah

Enam Wilayah Pelosok di Banjar Kembali Diusulkan Dipasang BTS, ini Daftarnya

Blank Spot Area (BTA) selama ini masih menyelubungi sejumlah desa pelosok di Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Enam Wilayah Pelosok di Banjar Kembali Diusulkan Dipasang BTS, ini Daftarnya
MEDIA CENTER KOMINFO BANJAR UNTUK BPOST GROUP
Bupati Banjar H Khalilurrahman (tengah) menjajal sinyal di wilayah Paramasan, beberapa waktu lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Blank Spot Area (BTA) selama ini masih menyelubungi sejumlah desa pelosok di Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kondisi tersebut menyulitkan masyarakat setempat berkomunikasi.

Dampaknya juga berimbas pada akselerasi pembangunan serta perkembangan usaha warga.

Pemerintah Kabupaten Banjar sejak beberapa tahun terakhir intens membangun komunikasi dengan pemerintah pusat guna mengatasi keterisolasian wilayah pelosok dari akses komunikasi tersebut.

Setelah pada akhir 2018 berhasil membangun empat unit Based Transciever Station (BTS), tahun ini Pemkab Banjar kembali berupaya melobi pemerintah pusat guna kembali menggulirkan BTS di wilayah pelosok lainnya.

"Ada enam tempat/desa pelosok yang kami usulkan untuk dibangun BTS pada tahun ini," sebut Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (KISP) Banjar HM Farid Soufian, Sabtu (11/05/2019).

Keenam tempat tersebut yakni Dusun Munggulahung (Desa Paramasanbawah, Kecamatan Paramasan). Lalu, Sesa Loktanah di Kecamatan Telagabauntung, Bunglai dan Tiwiganbaru di Kecamatan Aranio.

"Kemudian di Desa Belimbinglama dan Hakim Makmur di wilayah Kecamatan Sungaipinang," beber Farid.

Pihaknya kembali bekerjasama dengan Badan Aksesibilitas Komunikasi, Telekomunikasi, dan Informasi (BAKTI), Kementerian Kominfo.

"Harapan kami semoga disetujui sebagaimana usulan tahap pertama kemarin," tandas Farid.

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved