Berita Balangan

Tiga Pekan Belajar di Negeri Kanguru, Guru Asal Balangan Dapat Pengalaman Berharga, Begini Ceritanya

PENGALAMAN langka dan sangat berharga didapat Dharma Setyawan, yang sehari-harinya menjadi guru mata pelajaran sejarah di SMAN 1 Paringin

Tiga Pekan Belajar di Negeri Kanguru, Guru Asal Balangan Dapat Pengalaman Berharga, Begini Ceritanya
bpost cetak
BPost edisi cetak sabtu (11/5/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - PENGALAMAN langka dan sangat berharga didapat Dharma Setyawan, yang sehari-harinya menjadi guru mata pelajaran sejarah di SMAN 1 Paringin Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan.

Alumni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan (FKIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) ini terpilih untuk bisa menambah wawasan di Monash University, Clayton, Melbourne, Negara Bagian Victoria, Australia, pada Maret 2019.

Dharma mendapat kesempatan itu bersama 30 guru pilihan se-Indonesia untuk bisa belajar di salah satu kampus terbaik dunia tersebut.

Ini merupakan program Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk meningkatkan kualitas guru dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

Selama mengikuti program pelatihan, mereka diharapkan dapat menyerap semua materi yang diberikan lalu dipraktikkan serta disebarluaskan kepada sesama guru di daerah masing-masing.

Baca: Curhatan Pilu Kriss Hatta Pada Ibunda Tentang Hilda Vitria Dari Balik Jeruji Besi

Baca: Balasan Asisten Raffi Ahmad Saat Didesak Hotman Paris Tentang Kisah dengan Pedangdut, Ayu Ting Ting?

Baca: Komentar Ariel NOAH Saat Momen Ulang Tahun Gading Marten yang Dihadiri Sophia Latjuba Jadi Sorotan

Baca: Bandingkan Gaya Luna Maya & Syahrini Istri Reino Barack yang Makin Mirip, Selain Jepit di Rambut

“Total guru se Indonesia yang ikut sekitar 1.200 orang. Mereka disebar ke beberapa negara,” ujar Dharma saat diwawancarai BPost Group, Jumat (10/5).

Untuk menjadi salah satu peserta, Dharma harus melalui seleksi internal tim P4TK PKn dan IPS di Batu Malang, Jawa Timur.

Dia pun menyertakan sertifikat sebagai narasumber nasional Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjuan (PKB) mata pelajaran Sejarah.

Setelah dinyatakan lulus, pria kelahiran Martapura ini diberangkatkan ke Australia.

Selama tiga pekan dia dan rekan-rekan belajar Negeri Kanguru tersebut.

Dharma mendapat kesempatan belajar Higher Order Thinking Skill (HOTS).

Ini merupakan ilmu menganalisis, mengevaluasi dan mencipta, bukan ilmu mengingat dan menghafal.

Di sana, guru dan siswa dibiasakan untuk menganalisis, mengevaluasi dan mencipta, bukan mengingat dan menghafal.

Mereka juga disiplin dan menjunjung tinggi sikap ilmiah, terutama dalam pembelajaran.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved