Ekonomi dan Bisnis

Data Pribadi Nasabah Dijual Bebas dengan Harga Tertentu di Kalangan Pemasaran Kartu Kredit

Data yang dijual berisi informasi nama, nomor telepon, alamat, hingga nama ortu. Namun, ada juga yang dilengkapi dengan informasi kemampuan finansial

Data Pribadi Nasabah Dijual Bebas dengan Harga Tertentu di Kalangan Pemasaran Kartu Kredit
kompas.com
Ilustrasi 

Penelusuran Kompas, jual beli data di daring mudah sekali dijumpai di pasar hingga situs daring. Setiap data yang dijual sangat murah, mulai dari Rp 0,1 hingga Rp 16 per data. 

Menurut Direktur Eksekutif Asosiasi Kartu Kredit Indonesia Steve Martha, maraknya jual beli data pribadi diduga untuk menjaring minat tenaga pemasaran, termasuk tenaga telemarketing produk perbankan.

Baca: Fakta Tak Terduga Skandal Mantan Suami Ayu Ting Ting, Enji dan Anggita Sari, Kehamilan Itu Ternyata?

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Rohan Hafas pun mengungkapkan, selama ini penjualan data pribadi nasabah kartu kredit telah menjadi isu dalam industri perbankan.

Namun, ia menegaskan data nasabah yang beredar dan diperjualbelikan bukan disebabkan kebocoran sistem bank.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan merangkap komisioner OJK, Heru Kristiyana, mengatakan bahwa informasi keuangan nasabah terutama simpanan nasabah merupakan rahasia bank sehingga dilindungi undang-undang.

(Penulis : Yoga Sukmana/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Data Pribadi Dijual Bebas, dari Gaji hingga Info Kemampuan Finansial"

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved