Istri Hamil Suami Tak Boleh Mancing

Pantangan dari Orangtua di Tanah Bumbu, Saat Istri Hamil Hanya Mitos, Tapi Dipercayai Turun-temurun

Tradisi itu bahkan jadi kepercayaan secara turun-temurun. Walau tak sedikit pula orang yang tidak mempercayai tradisi dari orang-orang tua terdahulu.

Pantangan dari Orangtua di Tanah Bumbu, Saat Istri Hamil Hanya Mitos, Tapi Dipercayai Turun-temurun
shutterstock
ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BATULICIN - Terlepas dari tidak adanya penelitian secara ilmiah. Larangan atau pantangan, suami atau istri sedang hamil tidak boleh melakukan kegiatan tetap menjadi tradisi di masyarakat.

Tradisi itu bahkan menjadi kepercayaan secara turun-temurun. Walau tidak sedikit pula orang yang tidak mempercayai tradisi dari orang-orang tua terdahulu.

"Pantangan ini memang dari orangtua dulunya dan biasanya terus dipakai sampai ke anak cucu," tambah Marina, warga Tanahbumbu, Kalsel.

Meski demikian, diakuinya tidak mengetahui dari mana asal-muasal cerita orang terdahulu mengenai tradisi kepercayaan tersebut. Tetap dipercayai, dengan alasan khawatir jika melanggar pantangan.

"Secara ilmiah memang tidak logika. Tapi, ya harus bagaimana kalau sudah menjadi tradisi turun-temurun. Takut juga ada apa-apa pada si bayi kalau melanggar pantangan," tandasnya.

Baca: Mitos Istri Hamil Suami Tak Boleh Memancing, Warga Tanahbumbu Takut Melanggar Pantangan

Baca: Kasus Mutilasi Kasir Minimarket Fera Oktaria, Pernah Gigit Jari Prada DP, Ini Cerita Sang Ibu

Pantangan dipercayai tidak boleh dilakukan baik istri yang ketika sedang hamil atau sebaliknya, ada suami yang istrinya sedang hamil tidak boleh melakukan kegiatan menjadi pantangan tersebut.

Diketahui dari beberapa pantangan yang dipercayai, jika pantangan itu dilanggar maka akan berdampak pada kondisi fisik si bayi bakal dilahirkan.

"Pantangan tidak boleh dilakukan--suami--saat istri hamil, ini dipercayai turun-temurun. Ya walau ada yang terbukti ada juga yang tidak. Tapi kalau aku tetap tidak berani melanggar," kata Marina salah seorang ibu rumah tangga.

Menurut dia, dari sekian banyak pantangan tidak boleh dilakukan--suami atau istri sedang hamil--antara lain mamancing, membelah puntung (kayu api), membelah bambu, duduk muka pintu dan pantangan lainnya.

"Misalnya suami memancing ikan saat istri hamil, takut nanti si bayi mengalami cacat (sumbing). Sama halnya membelah bambu. Kalau duduk di depan pintu, dipercayai saat mau melahirkan susah," ujarnya.

(Banjarmasinpost.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved