Berita Tapin

Situs Candi Laras di Kabupaten Tapin Tak Terawat, Begini Penampakannya

Kecamatan Candi Laras Selatan, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan memiliki situs Candi Laras.

Situs Candi Laras di Kabupaten Tapin Tak Terawat, Begini Penampakannya
Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid
Situs Candi Laras di Kecamatan Candi Laras Selatan, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan yang tidak terawat. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Kecamatan Candi Laras Selatan, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan memiliki situs Candi Laras.

Konon keberadaan situs Candi Laras itu untuk persinggahan raja dan pendeta Candi Agung di Amuntai, Hulu Sungai Utara menyusuri sungai Margasari hingga Marabahan dan Sungai Martapura di Bandarmasih.

Kemudian setelah rombongan Candi Agung beristirahat bersama warga setempat melakukan persembahan hiburan dan peribadatan di Candi Laras tersebut.

Namun, kondisi terkini Situs Candi Laras yang merupakan cagar budaya itu memprihatinkan dan tak terawat.

Warga di Desa Candi Laras Kecamatan Candi Laras Selatan, heran dan bingung karena sejak 2017 pemasangan plang hingga kini tak pernah dikunjungi pemerintah Kabupaten Tapin.

Baca: Siap-siap Nikah di KUA, Pemuda Ini Kaget Didatangi Polisi, Ternyata Ini Kejahatan yang Dilakukannya

Baca: Mahalnya Tiket Pesawat Makin Berdampak, Bandara Ini Rugi Rp 2 Miliar Per Bulan

Baca: Sarana Vital di Desa Tanahabang Makin Reot, Begini Tanggapan PUPR Kabupaten Banjar

Bukti kondisinya tak terawat. Plang petunjuk Candi Laras saja tidak diganti. Masih ada tulisan Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tapin di Jalan Pembangunan, Kelurahan Rantau Kiwa, Kecamatan Tapin Utara.

Padahal, sejak akhir 2016 lalu, statusnya berubah menjadi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tapin di Jalan Brigjend Hasan Basri, Kelurahan Rangda Malingkung, Kecamatan Tapin Utara

Plang larangan roboh disamping plang petunjuk. Tidak ada akses jalan menuju Situs Candi Laras tersebut. Titian jembatan berbahan kayu akses ke situs itu banyak yang lepas.

"Titian jalan ini saya dan warga yang singgah berziarah memperbaiki. Kita ini masuk lewat pintu bagian belakang," kata Saifullah, nelayan Desa Candi Laras. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved