Berita Nasional

Suap Hakim PN Semarang Rp 700 Juta, Kini Bupati Jepara Ahmad Marzuki Ditahan KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Bupati Jepara Ahmad Marzuki setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Gedung Merah Putih

Suap Hakim PN Semarang Rp 700 Juta, Kini Bupati Jepara Ahmad Marzuki Ditahan KPK
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Bupati Jepara Ahmad Marzuki menggunakan rompi oranye meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Senin (13/5/2019). KPK resmi menahan Bupati Jepara Ahmad Marzuki terkait kasus suap kepada hakim terkait putusan atas praperadilan kasus korupsi yang ditangani Pengadilan Negeri (PN) Semarang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Bupati Jepara Ahmad Marzuki setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Gedung Merah Putih, Jakarta, Senin (13/5/2019).

Marzuki merupakan tersangka kasus dugaan suap terkait putusan gugatan praperadilan yang diajukannya atas penetapan dirinya sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah di PN Semarang tahun 2017.

Saat keluar mengenakan rompi tahanan KPK, Marzuki hanya berharap dirinya diberikan kesabaran dalam menjalani proses hukum yang ada.

 "Doakan sajalah semoga kami menerimanya dengan tabah dan sabar. Terima kasih," kata dia saat akan memasuki mobil tahanan.

Baca: Pasar Ramadhan 1440 H, Stan Otak-otak Singapore Sajikan Serba Jumbo Gugah Selera

Baca: NEWSVIDEO - Polres Banjarbaru Musnahkan Barang Bukti Narkoba Jenis Sabu Dan Ekstasi

Baca: SMKN 2 Simpang Empat Kembali Ungggul di Tingkat Kabupaten, Peringkat 5 Hasil UNBK Kalsel Tahun 2019

Marzuki berjanji dirinya akan mengikuti rangkaian proses hukum yang sedang berjalan saat ini.

"Ya kita sebagai warga negara yang taat akan peraturan perundang-undangan, ya kita mengikuti proses yang berlaku," kata dia.

Secara terpisah, Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan Marzuki ditahan di Rutan Pomdam Jaya Guntur.

"AM Bupati Jepara periode 2017–2022 ditahan 20 hari pertama di Rutan Cabang KPK di Pomdam Jaya Guntur," kata Febri dalam keterangan tertulis, Senin.

Dalam kasus ini, Marzuki diduga menyuap hakim Pengadilan Negeri (PN) Semarang bernama Lasito. Marzuki diduga memberikan uang sekitar Rp 700 juta kepada Lasito.

Rinciannya, uang sebesar Rp 500 juta dalam mata uang rupiah dan uang dollar Amerika Serikat dengan nilai setara Rp 200 juta.

Diduga pemberian Marzuki untuk memengaruhi putusan gugatan praperadilan yang diajukannya atas penetapan dirinya sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah di PN Semarang tahun 2017.

Dalam konstruksi perkara, pada pertengahan 2017, Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah melakukan penyidikan dugaan korupsi penggunaan dana bantuan partai politik DPC PPP Kabupaten Jepara 2011-2014 dengan tersangka Marzuki.

Baca: Syahrini Pamer Warisan Sebut Bisa Keliling Dunia Tanpa Menyanyi, Istri Reino Barack Miliki Ini

Baca: Hanya Minum Air Putih saat Sahur, Ini yang Dirasakan Olla Ramlan dan Suaminya Ketika Berpuasa

Marzuki mengajukan permohonan praperadilan ke Pengadilan Negeri Semarang.

Ia mencoba mendekati hakim tunggal Lasito melalui panitera muda di pengadilan. Pada akhirnya, Lasito selaku hakim tunggal memutuskan praperadilan yang diajukan Marzuki dikabulkan dan menyatakan penetapan tersangka Marzuki tidak sah dan batal demi hukum.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bupati Jepara Ahmad Marzuki Ditahan KPK, Ini Kasus yang Menjeratnya

Editor: Hari Widodo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved