Barito Putera

Barito Putera Akhirnya Bisa Latihan Malam di Stadion 17 Mei, Bawa Genset Dari Sungai Puting

Tim Barito Putera akhirnya bisa melakukan latihan malam di kandang sendiri 17 Mei Banjarmasin selama Ramadan mulai Senin (13/5/2019) malam tadi.

Barito Putera Akhirnya Bisa Latihan Malam di Stadion 17 Mei, Bawa Genset Dari Sungai Puting
banjarmasinpost.co.id/khairil rahim
Empat peman rektrutan baru Barito Putera ikut latihan di Stadion 17 Mei Banjarmasin Selasa (15/1/2019) sore 

BANJARMASINPOST.CO.ID-BANJARMASIN - Tim Barito Putera akhirnya bisa melakukan latihan malam di kandang sendiri 17 Mei Banjarmasin selama Ramadan mulai Senin (13/5/2019) malam tadi.

Sebelumnya setelah mengakhiri pemusatan latihan di Sleman dan Jakarta, Rizky Pora dan kawan kawan memilih berlatih di lapangan futsal.

Manajemen memberikan solusi soal penerangan stadion yang selama ini menjadi permasalahan dengan membawa dua genset dari salah satu perusahan kebun sawit Hasnur Group di Sungai Puting ke Banjarmasin.

Asisten manajer Barito Putera, Syarifuddin Ardasa mengatakan memang sebelumnya ada kendala latihan di stadion 17 Mei karena kondisi listrik tidak bisa didistribusikan dari PLN karena ada kerusakan pada panel listrik.

"Hingga saat ini belum diperbaiki oleh pengelola stadion lalu menyiapkan secara mandiri untuk menerangi empat tower lampu di stadion," ujar Udin sapaannya.

Baca: Gelandang Barito Putera ini Cedera Panjang, Bagaimana Nasibnya di Timnas U 23?

Apakah ini bakal permanen dilakukan, Udin mengaku hingga saat ini hanya inilah solusi yang ada sebab PLN sepertinya menutup diri pada badan pengelola stadion tanpa mau memberikan alasannya.

Oleh karenanya dua genset dengan daya 500 KVA untuk menerangi empat tower lampu dan 100 KVA khusus penerangan tribun penonton VIP disiapkan saat Liga 1 2019 ini.

"Alhamdulillah ujicoba genset sudah dilakukan dan Barito Putera berhasil latihan malam disini," ujar mantan wartawan televisi nasional ini.

Berbeda dengan Stadion 17 Mei yang masih dikelola Pemprov Kalsel, kata Udin Stadion Demang Lehman (SDL)

Martapura justru menawarkan tata kelola stadion kepada PT Barito Putera Berbakti.
"Opsi dari manajemen kemungkinan besar akan mengambil tawaran itu. Sebab Barito Putera kemungkinan 1-2 tahun akan tampil disini mengingat Juli atau Agustus nanti Stadion 17 Mei akan direnovasi," ujar Udin.

Saat ini kata dia pihaknya sudah mempelajari draf kerjasama akuisisi pengelolaa SDL dari Pemkab Kabupaten Banjar yakni kompensasi iuran tahunan dan komposisi pembagian hasil 60-40.

Baca: Jelang Laga Perdana Lawan Persija, Pemain Barito Putera ini Berjanji Tak Akan Mengulang Kesalahan

"Saat ini SDL tata kelolanya ada di Martapura FC dan Martapura FC yang akan menyetujui untuk status pengelolaannya ke Barito Putera," ujar dia.

Stadion Demang Lehman saat ini kondisi kelistrikannya hanya 400 Lux yang jauh dibawah standartnya 800 Lux sehingga tidak nyaman karena penerangan kurang merata.

"Barito Putera akan menginvestasikan senilai Rp 1,2 miliar pembelian lampu baru mengingat lampu di SDL model lama yang saat ini tidak produksi lagi sehingga akan diganti lampu baru semua," jelas Udin.

Tetapi masalah baru muncul mengingat lampu baru untuk di SDL yang dipesan memerlukan waktu 3-4 bulan karena impor.

"Terkait hal ini kita sudah audensi ke gubernur Kalsel Paman Birin yang sudah menentukan jaminan meminjamkan lampu stadion 17 Mei pindah ke SDL," terang Udin.

Semua ini ujar Udin manajemen lakukan agar Barito Putera bisa bermain di Banua tanpa harus menjadi tim usiran karena tidak memiliki stadion untuk bertanding malam. (Banjarmasinpost.co.id/Khairil rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved