Berita Tapin

Berkat Dokter Cinta, Bersalin di RSUD Datu Sanggul Bayi Ini Langsung Dapat 3 Dokumen Kependudukan

Inovasi itu diberinama Dokumen Terbit Cepat Tanpa Diminta, disingkat Dokter Cinta. Satu pemohon mendapatkan tiga dokumen kependudukan

Berkat Dokter Cinta, Bersalin di RSUD Datu Sanggul Bayi Ini Langsung Dapat 3 Dokumen Kependudukan
Dari Disdukcapil Tapin untuk Tapin
Seorang ibu yang bersalin di RSUD Datu Sanggul Rantau menerima program dokter cinta, inovasi dokumen kependudukan dari Pemerintah Kabupaten Tapin, Senin (13/5/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Raut wajah semringah terpancar dari dua orang pasien bersalin di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Sanggul Rantau, asal Kelurahan Kupang Kecamatan Tapin Utara dan Desa Tatakan Kecamatan Tapin Selatan, belum lama ini.

Kedua pasien bersalin itu beruntung karena dikunjungi pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapin dan menerima dokumen kependudukan berupa akta kelahiran bayinya, perubahan data kartu keluarganya dengan kehadiran sang buah hati dan kartu identitas anak.

Dokumen kependudukan itu diserahkan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tapin, Hj Rusnaidah dan Milhan, Direktur RSUD Datu Sanggul Rantau kepada masing-masing penerima.

Kepala Seksi Kelahiran dan Kematian pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tapin, Marahayun SH, MH mengatakan dokumen yang diserahkan kepada pasien bersalin itu merupakan inovasi terbaru dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tapin.

Baca: Bangun Terminal Baru, Bupati Anang Syakhfiani Ungkap Tujuannya

Baca: Promo Menembus Batas, PLN Tambah Daya Listrik Diskon 75 Persen

Baca: Iklan Game Hago Diduga Melecehkan Guru, Asosiasi Guru Sejarah Indonesia Sampaikan Protes

Inovasi layanan itu, sebutnya khusus ibu yang melahirkan di RSUD Datu Sanggul Rantau. Itu karena manajemen RSUD Datu Sanggul Rantau menjalin kerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tapin.

Inovasi itu diberinama Dokumen Terbit Cepat Tanpa Diminta, disingkat Dokter Cinta. Satu pemohon mendapatkan tiga dokumen, yaitu akta kelahiran, kartu keluarga dan kartu identitas anak.

Syarat pemohon sangat mudah, cukup melampirkan kartu keluarga, KTP elektronik suami istri, buku akta nikah dan nama bayi yang disiapkan orangtunya.

"Jenis kelamin bayi sudah diketahui dengan pemeriksaan USG usia kehamilan tujuh bulan," kata Marahayun kepada reporter Banjarmasinpost.co.id, Selasa ( 14/5/2019).

Data yang diserahkan pasien itu diproses manajemen RSUD Datu Sanggul Rantau diteruskan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tapin.

Baca: Video Goyangan Ayu Ting Ting Bukan Untuk Shaheer Sheikh Tapi Pria Turki Ini, Simak Obrolannya

Baca: Tak Cuma Suami Syahrini, Reino Barack & Ariel Noah, Luna Maya Pernah Pacari Tukang Siomay, Ini Sosok

Bagaimana dengan perkawinan sirri yang belum tercatat dan tak punya buka akta nikah. Pemerintah Kabupaten Tapin tetap memberikan dokumen disertai surat keterangan perkawinan sudah cukup, ujar Marahayun.

Itu karena dokumen kependudukan bagi bayi wajib dibuatkan Pemerintah Kabupaten Tapin. Hanya saja akan ditambahkan keterangan bahwa perkawinan orangtuanya belum tercatat.

"Saat ini sudah ada empat pemohon ibu yang melahirkan asal domisili di Kabupaten Tapin. Ini melaksanakan amanat dari Kementerian Dalam Negeri agar warga memiliki dokumen kependudukan," katanya. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved