Jembatan Rusak

Kondisi Jembatan Kayu Desa Tanahabang Memprihatinkan, Lantai yang Rapuh dan Lubang Menganga

Kerusakan fisik terus menggerogoti jembatan kayu di Desa Tanahabang, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kondisi Jembatan Kayu Desa Tanahabang Memprihatinkan,  Lantai yang Rapuh dan Lubang Menganga
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Selasa (14/5/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kerusakan fisik terus menggerogoti jembatan kayu di Desa Tanahabang, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pantauan di lokasi, Senin (13/3) siang, lantai kayu jembatan sepanjang sekitar sepuluh meter tersebut banyak yang telah rapuh.

Bahkan di beberapa tempat, runtuh dan menyisakan lubang menganga.

Lubang itu berada di sisi kiri pada ujung jembatan, ukurannya sekitar 1x0,5 meter.

Cukup rawan karena posisinya di turunan sehingga tak begitu jelas terlihat dari kejauhan.

Lantai jembatan juga tak rata lagi posisinya (naik turun).

Bahkan sebagian besar wujudnya bukan lagi papan kayu ulin, tapi berupa batang kelapa yang diikat menggunakan rantai bekas kendaraan bermotor.

Baca: Cewek ini Ditarif Rp 300 Ribu Satu Kali Kencan di Michat Banjarbaru

Baca: Sophia Latjuba Ngaku Nyaman Jadi Mualaf, Disebut Pernah Nikah Siri dengan Ariel NOAH

Baca: Syahrini dan Luna Maya Dipertemukan dalam Satu Acara Akan Terjadi, Sudah Lupakan Reino Barack?

Baca: Wajah Aneh Putri Ahok BTP dan Veronica Tan Saat Momen Mothers Day, Cek Bedanya dengan Nicholas Sean

Penuturan warga sekitar, kerusakan jembatan tersebut telah lama berlangsung.

Lebih dari itu telah banyak pula pengendara yang jadi korban yakni terperosok ke lubang.

"Kebanyakan mobil terutama jenis truk yang terperosok. Dampaknya ya pasti menyebabkan terganggunya lalu lintas," ucap Amat, warga Tanahabang.

Ia berharap pemerintah segera memperbaiki jembatan tersebut.

Pasalnya kondisinya makin reot dan membahayakan.

Jika dibiarkan, lama-kelamaan pasti ambruk.

Jika hal itu terjadi, tentu dampaknya sangat luar biasa terhadap perekonomian warga.

Pasalnya jembatan itu terletak di ujung kampung berjarak sekitar 300 meter dari jalan poros trans Kalimantan (A Yani).

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved