Berita Tabalong

Mengaku Perwira Berpangkat AKP, Lima Polisi Gadungan Ini Minta Rp 50 juta

Satuan Reskrim Polres Tabalong mengamankan lima orang tersangaka yang diketahui mengaku sebagai anggota polisi berpangkat AKP.

Mengaku Perwira Berpangkat AKP, Lima Polisi Gadungan Ini Minta Rp 50 juta
istimewa
Kasat Reskrim Polres Tabalong, AKP Matnur 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Satuan Reskrim Polres Tabalong mengamankan lima orang tersangaka yang diketahui mengaku sebagai anggota polisi berpangkat AKP.

Kasat Reskrim Polres Tabalong AKP Matnur membenarkan bahwa telah melajukan penangkapan terhadap lima orang yang mengaku menjadi anggota kepolisian dan mencoba melakukan tindakan penipuan pada Senin (13/05/2019).

AKP Matnur mengatakan penangkapan bermula saat lima orang tersangka mendatangi rumah korban GW dan meminta uang senilai Rp 50 juta dengan menjanjikan agar kasus penyalahgunaan narkoba yang tengah terjadi pada keluarga tidak diproses hukum.

Anggota Satreskrim Polres Tabalong yqng mebgetahui informasi tersebut langsung membentuk tim kecil dan mendatangi lokasi dengan menyamar kerumah korban yang berada di Komplek Griya Persada Asri Mabu’un Murung Pudak.

Baca: Anggaran Siap, THR ASN HST Rencananya Dibayarkan Pada Tanggal Ini Lho

Baca: Bacaan Doa & Dzikir di Ramadhan 1440 H, Ada Doa Khusus Malam Lailatul Qadar dan Salat Witir

Baca: Asyik Mandi di Sungai Kelayan Banjarmasin, Guntur Menghilang, Sore Hari Ditemukan Tak Bernyawa

"Modus mereka adalah mempelajari kasus yang tengah ditangani oleh Polres Tabalong dan menyelidiki keluarga tersangka yang tengah terjerat kasus penyalahgunaan narkoba," ujar AKP Matnur, Selasa (14/05/2019). Salah satu pelaku Lasron Tanba (43) mengaku sebagai AKP Bayu dari Polres Tabalong.

Awalnya kelima pelaku meminta uabg sejumlah Rp 50 juta dan telah disepakati memberikan Rp 40 juta dengan uang muka Rp 2 juta. Saat akan melakukan transaksi langsung dilakukan penangkapan dan mengamankan barang bukti berupa uang, surat perjanjian dan bukti rekaman.

Kelima pelaku dua harisebelumnya telah berhubungan dengan korban dan kembali mendatangi korban kerumahnya. Kelima pelaku diancam pasal 378 mengenai penipuan.

Saat ini Satuan Reskrim Polres Tabalong tengah mengembangjan kasus, dan sudah mendapat satu laporan mengenai kasus serupa dan menunggu saksi dari luar kota. Dan tidak menutup kemungkinan akan ada laporan baru karena dari infirmasi salah satu pelaku tindakan penipuan serupa pernah dilakukan dan berhasil dengan jumlah uang yang juga besar.

"Ada laporan juga mereka mencatut nama salah satu kasat untuk memjnta uang kepada salah satu krluarga korban yabg terjerat kasus hukum," ujanya.

Baca: Bukan Nagita Slavina, Raffi Ahmad Kini Miliki Sosok Lain Sebagai Polisi Dibocorkan Ayu Dewi

Baca: Bangun Terminal Baru, Bupati Anang Syakhfiani Ungkap Tujuannya

AKP Matnur mengumbau kepada seluruh warga Tabalong untuk tidak mudah oercaya dengan adanya oknum yang mebgaku polisi dan menjanjikan untuk membebaskan dari proses hukum. "Seluruh kasus hukum di Polres Tabalong dilakukan sesuai prisedur jika ada bukti dan unsur yang kuat maka proses hukum akan terus dilanjutkan," ujarnya.

Diketahui pelaku lainnya adalah Banyu Aditya (39), M Arsyad (37), Nur Hidayat (31) dan Budi Santoso (29) semuanya warga Batu Kajang dan Longikis Kalimantan Timur.

Menyinggung mengenai profesi wartawan dari salah satu pelaku, AKP Matnur mengatakan belum ada tanda bukti bahwa yabg bersangkutan adalah wartawan dan juga tidak termasuk dalam anggota PWI Tabalong. (Banjarmasinpost.co id/Reni Kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved