Berita Banjarbaru

Nilai Berhasil di Bidang Kesehatan, Komisi D Yogyakarta Kunjungi Kalsel

Dinilai berhasil di bidang pelayanan kesehatan, Kalsel dipilih sebagai daerah tujuan kunjungan kerja Komisi D DPRD Yogyakarta (DIY)

Nilai Berhasil di Bidang Kesehatan, Komisi D Yogyakarta Kunjungi Kalsel
Humpro Kalsel
DPRD Yogyakarta saat kunjungan kerja ke Provinsi Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU – Dinilai berhasil di bidang pelayanan  kesehatan, Provinsi Kalimantan Selatan dipilih sebagai daerah tujuan kunjungan kerja Komisi D DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ,  Selasa (14/5/2019).

Rombongan berjumlah 25 orang lebih fokus pada materi  terobosan yang dilakukan Dinas Kesehatan Prov Kalsel  tentang upaya peningkatan derajat kesehatan.

Menurut Asisten III  Pemberdayaan Sumber Daya Masyarakat Setda DIY, Arofa Noor Indriani,  kunjungan kerja ini dalam rangka optimalisasi pelayanan publik untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Salah satunya adalah pada bidang kesehatan yang dianggap menarik untuk dijadikan pembelajaran bersama.

“Kami menilai Kalsel berhasil di bidang pelayanan kesehatan terutama  penanganan kematian ibu dan anak,"  ucap Arofa.

Baca: Jadwal Imsak & Buka Puasa 10 Ramadhan 1440 H Rabu (15/5), Jakarta, Bandung, Surabaya dan Yogyakarta

Baca: Mengaku Perwira Berpangkat AKP, Lima Polisi Gadungan Ini Minta Rp 50 juta

Baca: Anggaran Siap, THR ASN HST Rencananya Dibayarkan Pada Tanggal Ini Lho

Diketahui pada tahun 2018, angka kematian ibu (AKI) tercapai 108 dari target 135 dari 100 ribu kelahiran hidup.

Angka kematian bayi (AKB) dan Angka kematian balita (AKABA) terus mengalami penurunan.

Sementara itu Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor melalui Asisten I Setdaprov Kalsel, Siswansyah, mengatakan suatu kehormatan rombongan DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta datang berkunjung ke Kalsel  dan tertarik untuk mengetahui lebih jauh terkait dengan sektor kesehatan.

“Terima kasih atas kepercayaan berbagi ilmu dengan Kalsel terkait upaya peningkatan derajat kesehatan rakyat terutama edukasi terkait strategi menurunkan angka kasus AKB dan AKABA.

Keberhasilan Kalsel di bidang pembangunan kesehatan juga bisa dilihat  upaya nyata dalam menurunkan angka Stunting di Kalsel.

Stunting bayi bawah lima tahun (balita) mengalami penurunan dibandingkan tahun 2013 sebesar 44,3 persen, tahun 2018 33,1 persen.

Dalam kunjungan kerja ini, Komisi D DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta yang diketuai Kuswanto ini didampingi  8 Kepala Dinas dan Biro di DIY.  Mereka saling berbagai informasi  dengan pihak Pemprov Kalsel .

Baca: Asyik Mandi di Sungai Kelayan Banjarmasin, Guntur Menghilang, Sore Hari Ditemukan Tak Bernyawa

Baca: Berkat Dokter Cinta, Bersalin di RSUD Datu Sanggul Bayi Ini Langsung Dapat 3 Dokumen Kependudukan

Salah satu materi diskusi  terkait Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM).

Di untuk IKM memiliki   Standar Operasional Prosedur (SOP)  pada tiap SKPD, sehingga pelayanan publik ini semakin maksimal.

Turut hadir dalam kunjungan kerja Komisi D DPRD DIY ke Pemprov Kalsel yakni, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Prov Kalsel, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Prov Kalsel serta perwakilan yang mewakili Dinas Kesehatan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Pendidikan, Biro Kesejahteraan Sosial dan instansi terkait lainnya. (banjarmasinpost.co.id/nurholis huda)

Penulis: Budi Arif Rahman Hakim
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved