Sisi Gelap Prostitusi Aplikasi Michat

Profesi Ganda Cewek Michat Banjarbaru Pulang dari Hotel Tri Langsung Karaokean

Sebelum bertemu dia sempatkan dulu ke sebuah hotel di Banjarbaru, tentunya untuk melayani tamu yang akan memanfaatkan jasa dirinya lewat wichat.

Profesi Ganda Cewek Michat Banjarbaru Pulang dari Hotel Tri Langsung Karaokean
banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan
Aplikasi dan perempuan michat 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sebut saja dia bernama Tri, seorang cewek usia 20 tahun yang dikenal dari aplikasi michat di Banjarbaru. Ketika diajak bertemu dia tanpa ragu menyatakan kesediaannya, ketika datang dia mengenakan celana panjang jin dan berkaos.

Sebelum bertemu dia sempatkan dulu ke sebuah hotel di Banjarbaru, tentunya untuk melayani tamu yang akan memanfaatkan jasa dirinya dari hasil tawar-menawar melalui aplikasi michat.

"Nanti ketemunya aku dibooking dulu, mau ke hotel itu dulu. Setelahnya ya, sebentar saja kan ya ketemunya, kita cuma mau cerita-cerita saja kan," ucap Tri ketika dihubungi reporter Banjarmasinpost.co.id.

Saat itu waktu menunjukan sekitar pukul 19.45 WITA. Menunggu tidak jauh dari hotel tempat Tri singgah. Tidak sampai satu jam menunggu di sebuah cafe, akhirnya Tri datang dengan motor matiknya.

Baca: Dosen Kalsel Ungkap Aplikasi Michat Marak Praktik Prostitusi, Ada Aplikasi Chat Khusus

Baca: Tak Seua Akun Cewek di Michat bisa BO, Pemandu Lagu Freelance di Michat Juga Ada

Tri awalnya dikenal dari aplikasi Michat kemudian bertukar nomor WhatsApp, dia bersedia sekedar berbagi cerita asal identitas dan nama tidak detail dipublikasikan. Memulai percakapan diawali dengan basa-basi standar menanyakan kabar.

Singkat cerita, Tri mengakui alasan jika dirinya lebih suka melayani tamu dengan mendatangi hotel.

"Kalau saya sukanya memastikan dulu tamu kita itu aman tidak, baik tidak memperlakukan kita, makanya saya berani mendatangi dia ke hotel," kata dia ketika ditanya alasan tidak stay di hotel.

Alasan lainnya, tentu akan hemat waktu bila dia tidak mangkal di kamar hotel.

"Kalau stay di hotel bisa berjam-jam nunggu tamu, lebih baik menyesuaikan saja dari perkenalan kemudian deal. Saya datangi ke hotel, itu dengan syarat jemput saya di parkiran, saya gak mau langsung masuk ke kamar. Ini untuk memastikan tamu itu benar atau tidak, kalau cuma kirim foto bisa saja bohong," katanya.

Baca: Cewek ini Ditarif Rp 300 Ribu Satu Kali Kencan di Michat Banjarbaru

Baca: Via Aplikasi MiChat, Ayu Jajakan Empat Wanita Lulusan SMA, Tarifnya  sampai 1,3 juta.

Tri juga mengatakan tidak bisa bicara banyak, karena usai pertemuan dia mau langsung ke sebuah tempat karaokean di Banjarbaru karena dibooking lagi untuk jadi pemandu lagu freelance. " Habis ini mau ke karaoke itu, ada tamu. Nah ini enaknya bila kita nggak stay di hotel, pulang dari hotel bisa ke karaoke, kerja lagi," kata dia.

Aplikasi pertemanan michat
Aplikasi pertemanan michat (banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan)

Obrolan dari pertemuan singkat pun berakhir, tak masalah walau singkat, setidaknya dari pengakuan itu tergambar jika aplikasi Michat begitu membantu bagi seorang Tri salam melakoni profesinya yang tak biasa. Tri naik matik kemudian lanjutkan perjalanan, sempat mengikuti untuk sekedar memastikan apa benar di ke karaoke.

Ternyata benar, berkat aplikasi Michat itu Tri berprofesi ganda, mengumpulkan rupiah hasil pulang dari hotel kemudian ke karaoke menemani tamu bernyanyi. Dari jasa menemani seseorang bernyanyi di karaoke biasanya Tri dapat tips Rp 100 ribu perjam.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved