Serambi Mekkah

Kabupaten Banjar Siap Kembangkan Smart City 2019

Pemerintah Kabupaten Banjar akan berinovasi dalam pemanfaatan teknologi untuk mengembangkan potensi-potensi daerah yang dimiliki guna mensukseskan

Kabupaten Banjar Siap Kembangkan Smart City 2019
Kominfo banjar
Turut hadir bersama Penjabat Sekda Banjar dalam acara ini selain Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar, HM.Farid Soufian juga hadir Kepala Bappedalitbang, Galuh Tantri Narindra,dan Kadis Perindag Kabupaten Banjar, I Gusti Made Suryawati 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pemerintah Kabupaten Banjar akan berinovasi dalam pemanfaatan teknologi untuk mengembangkan potensi-potensi daerah yang dimiliki guna mensukseskan Gerakan Menuju 100 Smart City yang telah memasuki tahap ke-3.

Pada tahun 2019 akan ada 25 kota atau kabupaten yang berpartisipasi dalam gerakan ini, termasuk Kabupaten Banjar.

Gerakan Menuju 100 Smart City 2019 dimulai dengan acara Opening Ceremony yang diselenggarakan pada Rabu (15/5) di Grand Ballroom Hotel Santika Premiere Hayam Wuruk Jakarta, dengan agenda utama penandatanganan MoU oleh Bupati Banjar yang diwakili Penjabat Sekda Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana bersama 24 kota atau kabupaten di Indonesia yang turut berpartisipasi.

Turut hadir bersama Penjabat Sekda Banjar dalam acara ini selain Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar, HM.Farid Soufian juga hadir Kepala Bappedalitbang, Galuh Tantri Narindra,dan Kadis Perindag Kabupaten Banjar, I Gusti Made Suryawati

Turut hadir bersama Penjabat Sekda Banjar dalam acara ini selain Kepala Dinas Kominfo,

Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar, HM.Farid Soufian juga hadir Kepala

Bappedalitbang, Galuh Tantri Narindra,dan Kadis Perindag Kabupaten Banjar,

I Gusti Made Suryawati (Kominfo banjar)

“Maksud penandatanganan nota kesepahaman ini, diharapkan setiap kepala daerah dapat mendorong pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam menjawab permasalahan sekaligus meningkatkan kualitas layanan serta mendorong potensi masing-masing daerah,” kata Kadis Kominfo, Statistik dan Persandian (KISP) Kabupatan Banjar, HM Farid Soufian,

Program Smart City dimulai sejak tahun 2017 hingga 2019 secara bertahap melalui mekanisme penyaringan atau seleksi terhadap 514 Kota/Kabupaten se-Indonesia berdasarkan kriteria-kriteria atau syarat-syarat yang telah ditentukan.

Proses penyaringan atau seleksi terbagi atas tiga tahapan.

Halaman
12
Penulis: Hasby
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved