Melihat dari Dekat Situs Candi Laras

Lokasi Tanah Candi Laras Kabupaten Tapin Disebut Tanah Harum, Begini Penjelasannya

Lokasi situs Candi Laras di Kabupaten Tapin kini berada di hutan belantara di padang pohon rumbia dan beberapa pohon sirang pitu berdiri kokoh.

Lokasi Tanah Candi Laras Kabupaten Tapin Disebut Tanah Harum, Begini Penjelasannya
Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid
Jalan menuju Lokasi situs Candi Laras di Kabupaten Tapin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Lokasi situs Candi Laras di Kabupaten Tapin kini berada di hutan belantara di padang pohon rumbia dan beberapa pohon sirang pitu berdiri kokoh.

Kini Situs Candi Laras tinggal kolam mirip embung penampungan air yang diyakini dahulunya sebagai telaga pemandian.

Akses menuju Situs Candi Laras harus menggunakan transportasi perahu bermesin tempel. Bertolak dari dermaga di seberang Polsek Candi Laras Selatan.

Ongkosnya carter perahu bolak-balik Rp 150 ribu dari dermaga di seberang Mapolsek Candi Laras Selatan ke Situs Candi Laras.

Ibnu Masud, Budayawan Kabupaten Tapin asal Rantau menyebut lokasi keberadaan Situs Candi Laras berada di tanah harum.

Baca: Pendopo di Situs Candi Laras Dibangun Warga Kabupaten Tapin, Sayang Tak Ada Penerangan

Baca: Ada Banyak Kain Kuning di Situs Candi Laras Kabupaten Tapin, Diduga Sebagai Tempat Pemujaan

Baca: Letaknya di Kelilingi Anak Sungai, Menuju Situs Candi Laras Hanya Bisa Digunakan Lewat Jalur Ini

Baca: Sejarah Terbentuknya Candi Laras di Tapin, Untuk Kelabui Penjajah yang Menyerang Candi Agung

"Tanah harum itu adalah daratan yang muncul di tengah perairan sehingga dijadikan lokasi berdirinya Candi Laras," katanya.

Kini Situs Candi Laras itu sudah menjadi belantara, warga tidak berani mendekati lokasi Situs Candi Laras karena meyakini dihuni makhluk alam gaib.

"Lokasi di sekitar Situs Candi Laras itu kalau dilihat dengan pandangan terlihat merupakan kompleks kerajaan alam goib. Anak saya hilang, belajar di Situs Candi Laras ini," kata Syaifullah, warga Desa Candi Laras. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved