HET Elpiji Bersubsidi

Si Melon di Kecamatan Anjir Rp 30 Ribu Per Tabung, Pekerja Swasta ini Hanya Bisa Pasrah

Pria pekerja swasta ini terpaksa harus membeli harga elpiji subsidi tiga kilogram seharga Rp 30 ribu per tabung.

Si Melon di Kecamatan Anjir Rp 30 Ribu Per Tabung, Pekerja Swasta ini Hanya Bisa Pasrah
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Selasa (15/5/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Ilman, warga RT 03, No 9, Desa Anjir Pasar Kota 1, Kecamatan Anjir Pasar, Kabupaten Batola, hanya bisa pasrah.

Pria pekerja swasta ini terpaksa harus membeli harga elpiji subsidi tiga kilogram seharga Rp 30 ribu per tabung.

“Iya, mahal banget. Elpiji subsidi tiga kilogram di Desa Anjir Pasar Kota tembus Rp 30 ribu. Padahal, harga eceran tertinggi (HET) hanya Rp 17.500,” keluh Ilman, Selasa (14/5).

Menurut Ilman, kondisi melangitnya harga elpiji sudah cukup lama.

Baca: Sumber Kekayaan Iis Dahlia Dibongkar Raffi Ahmad, Billy Syahputra Sampai Bereaksi Begini

Baca: Hadiah Tak Biasa Ayu Ting Ting untuk Bayi Nikita Mirzani, Bandingkan dari Ruben Onsu

Baca: Sosok Pria yang Beri Hijab ke Vanessa Angel yang Dipakai Saat Sidang Kasus Prostitusi Artis

Baca: Kejadian Aneh di Rumah Opick Setelah Simpan Rambut Nabi Muhammad SAW, Sang Istri Kaget

Diharapkan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Batola dan PT Pertamina atau melalui agen bisa melakukan operasi pasar atau langkah sejenisnya agar harga elpiji normal kembali.

“Iya kita harapkan harga gas melon subsidi bisa normal kembali,” kata Ilman.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved