Public Services

Sudah Bulan Kelima, Tunjangan Sertifikasi Dosen Belum Diterima, Bagaimana Mekanismenya?

Assalamualaikum Wr.Wb. Kepada Kepala LLDIKTI Wil. XI Kami memohon infomasi terkait pencairan sertifikasi dosen

Sudah Bulan Kelima, Tunjangan Sertifikasi Dosen Belum Diterima, Bagaimana Mekanismenya?
THINSTOCK
Ilustrasi rupiah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Assalamualaikum Wr.Wb. Kepada Kepala LLDIKTI Wil. XI Kami memohon infomasi terkait pencairan sertifikasi dosen. Mohon kejelasan mekanisme pencairan karena sampai saat ini sudah memasuki bulan kelima namun tunjangan serdos belum diterima.

Terkait prasyarat pengumpulan BKD sudah dilaksanakan sejak bulan Januari. Jika pencairan terkendala adanya dosen yang belum melengkapi atau bermasalah dalam kelengkapan BKD, kenapa seluruh dosen yang menerima akibatnya? Sementara LLDIKTI Wil. lain sudah mencairkan sesuai dengan bulan yang berjalan. Mohon informasi dari pihak terkait. Terima kasih. Wassalamualaikum Wr. Wb. 081998182750

TANGGAPAN:
Seperti kita ketahui tugas Utama dosen adalah melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan beban kerja paling sedikit sepadan dengan 12 sks dan paling banyak 16 SKS pada setiap semester (per 6 bulan sekali) yang biasa disebut dengan BKD.

Pelaksanaan tugas utama dosen ini perlu dievaluasi dan dilaporkan secara periodik sebagai bentuk akuntabilitas kinerja dosen yang bermuara pada pencairan tunjangan profesi dosen. Tunjangan profesi dosen dapat dicairkan apabila dosen telah mengumpulkan bukti fisik dari beban kerja tersebut sebagai bukti kinerja dosen yang telah diperiksa oleh asesor.

Untuk Tahun Anggaran 2019, Sub bagian sumber daya LLDIKTI wilayah xi telah membuat edaran bahwa pengumpulan BKD dan LKD semester ganjil 2018/2019 paling lambat awal maret 2019 dengan melampirkan bukti fisik.

Bukti fisik kami minta diakhir semester karena biasanya PTS baru dapat menyampaikan bukti fisik diakhir semester namun berkas yang datang tidak bersamaan dan banyak kekurangan administrasi sehingga perlu dilengkapi dulu sebelum dikirim ke tim penilai assessor BKD LLDIKTI Wilayah XI.

Proses pencairan di LLDKTI Wilayah XI tidak serta merta bisa dicairkan. Untuk meningkatkan kualitas pelaporan BKD, sekarang sudah diangkat Tim Asesor BKD LLDIKTI wilayah XI. Jadi mekanismenya setelah BKD diperiksa oleh asesor internal, sesampainya di LLDIKTI akan diperiksa lagi oleh Tim Asesor BKD LLDIKTI yang tersebar di 3 wilayah.

LLDIKTI menghendaki tidak ada kontak antara dosen dengan

asesor yang memeriksa, untuk kualitas BKD itu sendiri. Ada 1250 Berkas BKD yang diperiksa oleh Asesor Pemeriksaan oleh Tim Asesor BKD LLDIKTI baru selesai akhir April yang lalu, saat ini

staf sumber daya sedang berusaha keras memberitahu dosen-dosen untuk melengkapi kekurangan, karena ternyata BKD yang dikumpulkan banyak yang tidak lengkap.

Tidak semua berkas dikirim ke LLDikti wil XI dengan waktu yang bersamaan. Sampai sekarang pun masih ada yang belum menyampaikan BKD. Saat ini bagian sumber daya sedang menyortir daftar nama-nama dosen yang memenuhi syarat untuk menerima tunjangan profesi dosen. Rencananya sore ini sudah masuk ke sub bagian keuangan, setelah itu besok akan dikirim ke KPPN. Karena Rencana Penarikan

Dana yang dicairkan melebihi Rp 1 Miliar (akan dicairkan langsung 4 bulan) maka biasanya dari KPPN, 5 hari baru bisa ditransfer ke rekening masing-masing dosen.

PROF DR IR H UDIANSYAH MS, Kepala LLDIKTI Wilayah XI

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved