Banjarbaru Pemenang 2019

TP PKK Kota Banjarbaru Salurkan Zakat kepada Korban Longsor dan Kaum Dhuafa di Kelurahan Cempaka

Ketua TP PKK Kota Banjarbaru Hj Ririen Nadjmi Adhani didampingi Pengurus TP PKK Kota Banjarbaru menyerahkan bingkisan dan zakat untuk korban tanah

TP PKK Kota Banjarbaru Salurkan Zakat kepada Korban Longsor dan Kaum Dhuafa di Kelurahan Cempaka
Humas Pemko Banjarbaru
Penyerahan bingkisan dan bantuan di Kelurahan Cempaka 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Ketua TP PKK Kota Banjarbaru Hj Ririen Nadjmi Adhani didampingi Pengurus TP PKK Kota Banjarbaru menyerahkan bingkisan dan zakat untuk korban tanah longsor saat bekerja mencari intan beberapa waktu lalu.

Selain itu, kaum dhuafa di wilayah Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru juga mendapatkan bingkisan dan zakat.

Ada sebanyak 40 bingkisan yang dibagikan di wilayah Kecamatan Cempaka.

Pada penyerahan bingkisan dan zakat itu dihadiri Lurah Cempaka Junaidi, Ketua TP PKK Kecamatan Cempaka Eny Hastuti dan juga Ketua TP PKK Kelurahan se Kecamatan Cempaka, Selasa, (14/5).

Penyerahan bingkisan dan zakat
Penyerahan bingkisan dan zakat (Humas Pemko Banjarbaru)

Ketua TP PKK Kota Banjarbaru Hj Ririen Nadjmi Adhani langsung mendatangi rumah istri dari para korban yang meninggal dunia akibat tertimpa tanah longsor saat bekerja mencari intan di kawasan pendulangan intan Pumpung.

Dia langsung memberikan bingkisan dan zakat dari TP PKK Kota Banjarbaru.

Dimana ini merupakan bentuk empati dari Ketua TP PKK Kota Banjarbaru beserta jajaran PKK Kota Banjarbaru untuk peduli dengan sesama.

Pada kesempatan itu Hj Ririen Nadjmi Adhani meyampaikan ucapan turut berduka kepada para istri dari korban yang meninggal dunia, akibat tertimpa tanah longsor saat bekerja mencari intan beberapa waktu lalu.

Foto bersama pengurus TP PKK Banjarbaru
Foto bersama pengurus TP PKK Banjarbaru (Humas Pemko Banjarbaru)

Hj Ririen Nadjmi Adhani juga berpesan agar mereka nantinya bisa mengikuti berbagai kegiatan pelatihan, baik itu yang diadakan di Kelurahan ataupun di Kecamatan.

Sehingga nantinya istri dari para korban ini memiliki keahlian untuk dapat meningkatkan ekonomi di keluarganya.

Begitu banyak pelatihan yang sering dilaksanakan seperti membuat sasrirangan, bordir, membuat kue dan lain-lainnya.

Dengan memiliki keahlian dari pelatihan itu bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian dan menopang keperluan sehari-hari.  (AOL/*

Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved