Berita Kotabaru

WAWANCARA EKSLUSIF: Ketua IDI dr Muhammad Amin Terkait Tunjangan Dokter Puskesmas di Kotabaru

Dia sempat mengeluarkan surat perintah kepada para dokter puskesmas di Kabupaten Kotabaru untuk tidak memberikan layanan kepada pasien yang tidak

WAWANCARA EKSLUSIF: Ketua IDI dr Muhammad Amin Terkait Tunjangan Dokter Puskesmas di Kotabaru
Shutterstock
Ilustrasi

BANJARMASINPOST.CO.ID - PUTUSAN yang sangat berani diambil Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kotabaru dr Muhammad Amin. Dia sempat mengeluarkan surat perintah kepada para dokter puskesmas di Kabupaten Kotabaru untuk tidak memberikan layanan kepada pasien yang tidak dalam kondisi darurat karena tunjangan mereka kerap dicicil. Surat ini sebagai protes kepada Pemkab Kotabaru khususnya Dinas Kesehatan. Berikut wawancara BPost dengan dr Muhammad Amin.

Bagaimana kabarnya sekarang Dok?
Alhamdulillah kabar saya baik-baik saja

Bagaimana dengan tuntutannya?
Sesuai dengan Surat Perintah IDI Cabang Kotabaru Nomor 55/IDI.Cab.KTB/V/2019 ada tiga hak sejawat dokter yang bekerja di Puskesmas di Kabupaten Kotabaru yang IDI minta untuk dipenuhi. Alhamdulillah per hari ini, 14 Mei 2019, poin I yang belum dipenuhi akhirnya dibayarkan.

Mengapa Anda berani mengeluarkan surat perintah itu?
Panjang sekali prosesnya sampai IDI Cabang Kotabaru mengeluarkan surat perintah tersebut. Ini kronologisnya:

Mei 2018: Atas dasar tunjangan Januari - April 2018 yang belum dibayarkan, IDI Cabang Kotabaru menghadap ke Dinkes Kotabaru, ditemui Bendahara Dinas. Akhirnya dibayarkan Juni 2018 untuk bulan Januari-April 2018. Tunjangan Mei - Juni 2018 dibayarkan Juli 2018. Tunjangan Juli - Agustus 2018 dibayarkan Oktober 2018.

Atas dasar tunjangan September-Desember 2018 yang belum dibayarkan, maka IDI melakukan beberapa langkah:

8 Januari 2019 dilakukan pertemuan IDI dan perwakilan dokter PKM dengan Kadinkes Kotabaru.

23 Januari 2019: Pertemuan perwakilan dokter PKM dengan Kadinkes Kotabaru.

30 Januari 2019 : Pertemuan perwakilan dokter PKM dengan Kadinkes Kotabaru

Februari 2019 : Meminta secara resmi audiensi ke Bupati Kotabaru karena sejak September 2018 terhitung sudah 6 bulan tunjangan tidak dibayarkan, tidak mendapat tanggapan.

Halaman
123
Penulis: Man Hidayat
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved