Berita Kotabaru

Baru 125 dari 1.200 Pegawai Non-PNS di Kotabaru Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan, Ini Kata Naker 

Dari 1.200an pegawai non PNS, baru sekitar 125 orang yang terdaftar di BPJS Ketenagekerjaan di Kabupaten Kotabaru.

Baru 125 dari 1.200 Pegawai Non-PNS di Kotabaru Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan, Ini Kata Naker 
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Rapat Disnaker dengan BPJS Ketenagakerjaan Kotabaru 

BANJRMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Dari 1.200an pegawai non PNS, baru sekitar 125 orang yang terdaftar di BPJS Ketenagekerjaan di Kabupaten Kotabaru.

Padahal, keuntungan jaminan BPJS Ketengakerjaan tersebut merupakan jaminan dihari tua hingga jaminan kematian. Sehingga sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya non PNS.

Hal ini diakui Kepala Dinas Ketengakerjaan dan Transmigrasi Kotabaru H Sugian Noor, Kamis (16/5/19). Dia mengatakan non PNS seharusnya juga terdaftar agar mereka terjamin. Misalnya saja, pegawai atau aparat desa seperti yang diamanatkan UU dan Permendagri tentang pengelolaan keuangan desa yang menyatakan aparatur desa ikut BPJS.

Begitu juga para pekerja, pedagang yang sedang mencari nafkah agar bisa terdaftar. Sebab, ini terkait jaminan hidup untuk terlindungai dalam bekerja tiap harinya.

"Masyarakat sekarang ini memang banyak yang tidak memahami sepenuhnya tentang apa manfaat dari BPJS. Padahal itu sangat bermanfaat bagi diri sendiri dan dihari tua nanti yang bisa dinikmati, "katanya.

Baca: Bangun Sekat Kanal di Lahan Gambut Desa Pandak Daun HSS, BPLH Kalsel kesulitan Biaya Transfortasi

Menurutnya, rendahnya minat masyarakat itu pun menjadi perhatian bagi Kepala Dinas Tenaga Kerja. Sebab, mereka dalam bekerja perlu jaminan. Sebab itu, upaya Pemerintah Daerah akan turun kelapangan untuk memberikan sosialisasi tentang pentingnya BPJS Ketenagakerjaan.

"Di sini kita hadir untuk melindungi mereka dan Dinas Ketenagakerjaan siap untuk memberikan pemahaman agar mereka bisa mendapatkan jaminan, " katanya usai rapat bersama BPJS di Kantornya.

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Batulicin, Aris Priyo Wibowo, mengatakan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah melalui Dinas Ketenagakerjaan. Sebab hingga saat ini di Kotabaru baru 125 orang yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.

"Pemahaman masyarakat memang masih kurang. D isini ada kategori penerima upah dan pemberi upah. Disini kewajiban pemeberi upah adalah memberikan jaminan sosial kepada pekerjanya, " katanya.

Aris juga menjelaskan, sekarang ini program BPJS Naker tidak seperti Jamsostek lagi, sekarang lebih kepada masyarakat umum. Dia manyebutkan saat ini juga ada program pemerintah berupa program jaminan lecalakaan kerja, jaminan hari tua atau jaminan pensiun serta jaminan kematian.

"Kalau selama ini masyarakat umum tidak akan pernah merasakan pensiun, tapi bila mengikuti ini, maka bisa mendapatkan jaminan pensiun juga, " katanya. (Banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved