Berita Banjarbaru

BNN Banjarbaru Pererat Kerjasama Dengan BLK Provinsi Kalsel Lewat MoU, Ini Tujuannya

Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Kepala BNNK Banjarbaru AKBP Sugito dengan Kepala BLK Provinsi Kalsel Muzallifah di Kantor BLK Provinsi Kalsel.

BNN Banjarbaru Pererat Kerjasama Dengan BLK Provinsi Kalsel Lewat MoU, Ini Tujuannya
banjarmasinpost.co.id/aprianto
MoU BNN Banjarbaru dengan BLK Kalsel, Kamis (16/5/2019) 

BANJARMASIN POST.CO ID, BANJARBARU - Penandatanganan perjanjian kerja sama antara Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banjarbaru dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis, (16/5/2019)

Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Kepala BNNK Banjarbaru AKBP Sugito dengan Kepala BLK Provinsi Kalsel Muzallifah di Kantor BLK Provinsi Kalsel.

Kepala BNN Kota Banjarbaru AKBP Sugito mengatakan bahwa kerjasama dengan BLK Provinsi Kalsel dilakukan untuk bisa menjadikan pasien pascarehabilitas menjadi pulih produktif dan berfungsi sosial.

"Rangkaian kerja sama ini sebagai langkah untuk mendukung program pasca rehabilitasi kepada mereka yang terindikasi atau korban narkoba," katanya.

Disebutkannya sudah sejak 2016 kerjasama dengan BLK Provinsi Kalsel sudah dilakukan. Namun, untuk 2019 ini lebih dimaksimalkan dengan adanya MoU bersama.

Para pasien pasca rehabilitasi akan diarahkan untuk bisa mengikuti pelatihan di BLK Provinsi Kalsel sehingga mereka tidak hanya pulih dari narkoba namun juga bisa pulih produktif dan berfungsi sosial.

Baca: Jadwal Pembayaran THR dan Gaji Ke-13 ASN, TNI-Polri & Pensiunan Berubah, Ini Penyebab & Rinciannya

Baca: Amarah Maia Estianty Soal Fitnah Pada Irwan Mussry, Ibunda Dul Jaelani Minta Netizen Lakukan Ini

"Sejak 2016 sampai 2018 sudah ada 12 klien kita yang telah menjalani pelatihan BLK. Hasilnya, mereka sudah bisa mandiri dengan membuka usaha sendiri dan ada juga yang bekerja di perusahaan," katanya.

Dijelaskannya bahwa pihaknya tidak bisa bekerja sendiri untuk bisa melakukan program rehabilitasi dengan maksimal khususnya untuk tujuan pencapaian klien narkoba yang pulih produktif dan berfungsi sosial.

"Dengan mengikuti pelatihan di BLK, diharapkan mereka bisa kembali ke masyarakat dengan memiliki keterampilan dan bisa menciptakan lapangan kerja sendiri sehingga bisa menatap masa depan yang lebih baik lagi," harapnya.

Pada 2019 ini, ada 36 pasien yang menjalani masa rehabilitasi. Ada tujuh yang memasuk pasca rehabilitasi. Tiga di antaranya sudah diarahkan untuk mendaftar ke BLK Provinsi Kalsel.

Setelah para klien pasca rehabilitasi BNN Kota Banjarbaru tidak begitu saja dilepas, pihaknya juga masih melakukan pemantauan dan monitoring.

"Kita tidak lepas tangan begitu saja. Tetap akan kita pantau mereka. Khususnya kehadiran dan sikap mereka selama mengikuti pelatihan," tambahnya.

Kepala BLK Provinsi Kalsel Muzallifah di Kantor BLK Provinsi Kalsel menegaskan terbuka dan siap menerima para klien pasca rehabilitasi dari BNN Kota Banjarbaru.

"Selama ini kerjasama berlangsung baik dan mereka yang sudah menjalani latihan bisa bergabung dengan lain," katanya.

Meski begitu, sebelum diterima di BLK Provinsi Kalsel, mereka tetap mengikuti tahapan seleksi baik itu tertulis dan wawancara. Namun mereka lebih diprioritaskan asalkan minimal umur sudah mencukupi yakni diatas 18 tahun. (banjarmasinpost.co.id/Rian)

Penulis: Aprianto
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved